Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Kinerja Diklaim Membaik, Susi Upayakan KKP Dapat Predikat WTP untuk 2018

Dengan capaian kinerja per semester I 2018 yang positif, Susi menargetkan saat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selesai audit Laporan Keuangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2018, mereka bisa mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

"Seperti yang bisa dilihat, apa yang kami lakukan dengan Susinisasi, mengembalikan uang kepada negara. Bahwa ada hal-hal administratif yang membuat kami disclaimer, tentu akan kami perbaiki," kata Susi saat konferensi pers di kantornya, Jumat (21/9/2018).

BPK melalui hasil pemeriksaan atau audit Laporan Keuangan Pemerintah Pusat tahun 2017 menyatakan predikat laporan keuangan KKP dengan opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP) atau disclaimer.

Selain KKP, Badan Keamanan Laut (Bakamla) juga mendapat predikat disclaimer dari BPK untuk laporan keuangannya tahun 2017.

Predikat disclaimer merupakan kedua terbawah dari tataran predikat laporan keuangan oleh BPK, di mana yang tertinggi adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dan paling rendah adalah Tidak Wajar (TW).

Susi menuturkan, implementasi program Susinisasi telah berbuah pada efisiensi anggaran KKP sejak tahun 2015. Dia mencatat, efisiensi tahun 2015 yang bisa diraih berkat program Susinisasi sebesar Rp 1,09 triliun, kemudian tahun 2016 sebesar Rp 5,99 triliun, dan tahun 2017 sebesar Rp 1,2 triliun.

Program Susinisasi juga mencakup peningkatan kualitas belanja, di mana belanja yang sifatnya tidak terlalu prioritas ditekan serendah mungkin. Susi mencontohkan, belanja untuk perjalanan dinas dalam dan luar negeri dapat ditekan signifikan, yakni dari Rp 930 juta pada 2016 jadi Rp 240 juta pada 2017.

Sementara bantuan kepada masyarakat berupa barang yang diserahkan kepada masyarakat atau pemerintah daerah justru meningkat. Pada 2016, bantuan dari KKP dikucurkan sebesar Rp 1,4 miliar dan naik menjadi Rp 1,5 miliar tahun 2017.

"Memang kinerja kami akan lebih baik, namun masalah BPK tentu kami meningkatkan border dari parameter-parameter pengelolaan keuangan yang baik semaksimal yang kami bisa," tutur Susi.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/09/21/150300726/kinerja-diklaim-membaik-susi-upayakan-kkp-dapat-predikat-wtp-untuk-2018

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Kalau Dulu Kita 'Lockdown', Enggak Ada 3 Minggu Pasti Rusuh

Jokowi: Kalau Dulu Kita "Lockdown", Enggak Ada 3 Minggu Pasti Rusuh

Whats New
Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamina: Masih Paling Kompetitif Dibanding Perusahaan Lain

Harga Pertamax Turbo Naik, Pertamina: Masih Paling Kompetitif Dibanding Perusahaan Lain

Whats New
Pemerintah Hemat Rp 30 Triliun Per Tahun berkat 'Burden Sharing' dengan BI

Pemerintah Hemat Rp 30 Triliun Per Tahun berkat "Burden Sharing" dengan BI

Whats New
Jumlah Infrastruktur Kendaraan Listrik Bertambah Sepanjang 2022, Emisi CO2 Ditekan hingga 13,8 Juta Ton

Jumlah Infrastruktur Kendaraan Listrik Bertambah Sepanjang 2022, Emisi CO2 Ditekan hingga 13,8 Juta Ton

Rilis
Kemenhub Anggarkan Rp 15,8 Miliar untuk Transportasi Darat di IKN Nusantara pada 2023

Kemenhub Anggarkan Rp 15,8 Miliar untuk Transportasi Darat di IKN Nusantara pada 2023

Whats New
Masih Muda Beli Asuransi, Apa Untungnya?

Masih Muda Beli Asuransi, Apa Untungnya?

Spend Smart
Tempat Pembuangan Sampah Disulap Jadi Taman Kreatif, Sandiaga: Bisa Jadi Daya Tarik Wisata Lingkungan Hidup

Tempat Pembuangan Sampah Disulap Jadi Taman Kreatif, Sandiaga: Bisa Jadi Daya Tarik Wisata Lingkungan Hidup

Whats New
Atasi Masalah Minyak Goreng, Menteri Teten: Minyak Makan Merah Bisa Jadi Solusi

Atasi Masalah Minyak Goreng, Menteri Teten: Minyak Makan Merah Bisa Jadi Solusi

Rilis
Masyarakat Dapat Beri Masukan Terkait Pengembangan Rupiah Digital, Ini Caranya

Masyarakat Dapat Beri Masukan Terkait Pengembangan Rupiah Digital, Ini Caranya

Whats New
Berlaku 28 Februari 2023, Berikut Perubahan Limit Transaksi BRI di ATM, EDC, dan BRImo

Berlaku 28 Februari 2023, Berikut Perubahan Limit Transaksi BRI di ATM, EDC, dan BRImo

Whats New
Digitalisasi Rupiah

Digitalisasi Rupiah

Whats New
Bersiap IPO, Biofarma Bakal Spin Off Anak Usaha di Semester I-2023

Bersiap IPO, Biofarma Bakal Spin Off Anak Usaha di Semester I-2023

Whats New
Mentan Klaim Produksi Beras RI Surplus, Kok Harganya Mahal dan Impor?

Mentan Klaim Produksi Beras RI Surplus, Kok Harganya Mahal dan Impor?

Whats New
BCA, BNI, dan Bank Mandiri Kucurkan Rp 412 Triliun untuk Kredit Berkelanjutan pada 2022

BCA, BNI, dan Bank Mandiri Kucurkan Rp 412 Triliun untuk Kredit Berkelanjutan pada 2022

Whats New
Mengekor Wall Street, IHSG Menguat di Awal Perdagangan

Mengekor Wall Street, IHSG Menguat di Awal Perdagangan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+