Salin Artikel

Bukan Akibat Gempa Palu, Ini Penyebab Erupsi Gunung Soputan

JAKARTA, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi Dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Soputan di Sulawesi Utara bukan akibat gempa bumi yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rudy Suhendar mengatakan, peningkatan aktivitas Gunung Soputan telah terjadi jauh sebelum gempa bumi di Palu terjadi baru-baru ini.

“Hasil analisis data Badan Geologi menyimpulkan bahwa erupsi yang terjadi di Gunung Soputan bukan diakibatkan oleh Gempa Palu melainkan karena intrusi magmatik di dalam Gunung Soputan sendiri," ujar Rudy dalam keterangan tertulis, Jumat (5/10/2018).

Rudy menjelaskan, intrusi magmatik di dalam Gunung Soputan telah berlangsung sejak lama. Dimetahui, Gempa Palu terjadi pada 28 September 2018. Sementara itu kegempaan Gunung Soputan sudah mulai meningkat sejak Juli 2018.

Hal ini mengindikasikan bahwa pergerakan magma ke permukaan sudah terjadi beberapa bulan sebelum terjadinya Gempa Palu. Magma Gunung Soputan telah bergerak menuju ke arah erupsi sebelum Gempa Palu terjadi.

Analisis juga menemukan, sumber magmatisme Gunung Soputan berasal dari pergerakan subduksi Lempeng Laut Maluku yang mengarah ke Barat dan berbeda dengan sumber Gempa Palu yang adalah sesar geser Palu-Koro.

Selain itu, terdapat 9 gunung api aktif yang ada di Sulawesi, berurutan dari yang terdekat hingga terjauh dari sumber gempa Palu, yaitu Gunung Colo, Gunung Ambang, Gunung Soputan, Gunung Mahawu, Gunung Lokon, Gunung Tangkoko, Gunung Ruang, Gunung Karangetang dan Gunung Awu.

"Dari kesembilan gunung api aktif ini hanya Gunung Soputan yang mengalami erupsi. Sementara 8 gunung api lainnya belum mengalami erupsi," kata Rudy.

Selain itu, ada kemungkinan magma yang berada di dalam tubuh gunung api dapat terganggu oleh gempa tektonik berupa pertumbuhan gelembung gas, dorongan gas untuk naik ke permukaan, maupun guncangan dapur magma. Statistika gunungapi di dunia mengatakan ada sekitar 0,4 persen erupsi yang didahului oleh Gempa Tektonik Besar seperti Gempa Palu.

"Namun, hingga saat ini belum ada data maupun pembuktian secara ilmiah yang mengindikasikan bahwa Gempa Palu memicu terjadinya erupsi Gunung Soputan," kata Rudy.

Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Provinsi Sulawesi Utara, meletus pada Rabu (3/10/2018 pukul 08.47 WITA.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dari Pos Pengamatan Gunung Soputan, tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah atau 5.809 meter di atas permukaan laut.

Saat ini, Gunung Soputan berada pada Status Level III (Siaga). Masyarakat diimbau agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 4 kilometer dari puncak Gunung Soputan.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/10/05/093000326/bukan-akibat-gempa-palu-ini-penyebab-erupsi-gunung-soputan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Earn Smart
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Spend Smart
Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Rilis
Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Whats New
Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Spend Smart
Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Whats New
Perkuat Ekosistem 'Cashless', BNI Gandeng Indomaret

Perkuat Ekosistem "Cashless", BNI Gandeng Indomaret

Whats New
Syarat dan Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022

Syarat dan Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022

Spend Smart
Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Whats New
Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Whats New
Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Rilis
Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Whats New
Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Dinilai Terlalu Tinggi, Ekonom Usulkan Tarif Ojol Naik Maksimal 10 Persen

Whats New
Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Apa Itu Koperasi: Pengertian, Sejarah, Fungsi, Tujuan, dan Prinsipnya

Earn Smart
7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

Work Smart
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.