Salin Artikel

Jonan Tak Bisa Prediksi Kapan Harga BBM Premium Dinaikkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan mengaku tak bisa memprediksi kapan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium akan naik.

Menurut dia, kenaikan harga BBM dipengaruhi harga minyak mentah dunia. Adapun harga minyak mentah dunia sendiri dipengaruhi mekanisme internasional dan faktor-faktor lainnya.

"Harga minyak enggak ada yang bisa tahu, karena ini harga internasional. Arahan itu jadi dibatalkan," ujar Jonan di Kantor Kementerian Sekertariat Negara, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Jona pun tak bisa memastikan pemerintah tak akan menaikan harga BBM jenis premium.

"Harga minyak kita tidak bisa tahu dari waktu ke waktu," kata Jonan.

Sebelumnya, pada 10 Oktober 2018 lalu, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan harga premium dinaikkan dan mulai berlaku per pukul 18.00 WIB. Harganya jadi Rp 7.000 per liter untuk daerah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali) serta Rp 6.900 per liter untuk daerah di luar Jamali.

Tidak lama setelah itu, Kementerian BUMN menyatakan keputusan menaikkan harga premium ditunda berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo.

Penundaan karena salah satunya Pertamina disebut belum siap jika dalam waktu yang sama menaikkan beberapa kali untuk jenis BBM yang berbeda.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/10/24/152413526/jonan-tak-bisa-prediksi-kapan-harga-bbm-premium-dinaikkan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.