Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Buka-bukaan, Investor Bagi 3 Tips Agar "Startup" Raih Pendanaan

JAKARTA, KOMPAS.com - Director Operations and Business Development Altira George E. Siregar membagi tipsnya kepada para CEO perusahaan rintisan (startup) agar bisa mendapat pendanaan dari investor.

Dia mengatakan, dari sudut pandang investor, setidaknya ada tiga hal yang dilihat dari  perusahaan startup.

Potensi startup di Indonesia diniainya akan semakin berkembang. Namun demikian, George berpesan, hal itu harus dibarengi dengan berbagai inovasi yang mesti dikembangkan dari para pelaku.

"Jangan karena melihat Go-Jek sukses, semua ikutan. Jangan melihat Halodoc sukses jadi ikutan. Tiap startup harus punya jalurnya sendiri untuk mewujudkan visinya," papar George kepada Kompas.com, Kamis (1/11/2018).

Berikut ini, George membagi tipsnya untuk para start up agar bisa meraih pendanaan dari para investor dan hal apa saja yang mesti dipersiapkan oleh para pelaku.

1. Produk

George mengungkapkan, perusahaan startup yang paling utama harus memahami kekuatan produknya. Artinya, ada hal unik dan daya kemanfaatan dari produk startup ini kepada masyarakat.

"Kita lihat produk pastinya. Produk itu tidak mesti canggih tapi itu dibutuhkan sama masyarakat. Contohnya dulu Go-Jek, cannggihnya seperti apa coba dulu? Hanya kurir antar awalnya, tapi itu solusi buat masyarakat Jakarta. Makanya bisa berkembang sampai saat ini," ujar George.

Setelah dilihat produk dasarnya, kemudian dilihat bagaimana produk itu ada di masyarakat.

"Sudah ada interaksi atau belum, sudah keluar atau belum, sudah ada nilainya atau belum, sudah ada yang tertarik untuk beli atau belum. Nah, itu juga mempengaruhi," jelas George.

2. Bisa dikembangkan

Lebih lanjut, hal kedua yang dilihat para investor kepada start up untuk menaruh pundi-pundinya kepada perusahaan mereka adalah adanya potensi dari produk yang bisa dikembangkan untuk di masa depan.

"Jangan produk ya udah, segini aja, tidak bisa dikembangkan," tutur George.

Para investor, menurut George akan sangat lebih tertarik kepada produk-produk start up yang punya daya kembang tinggi dan punya perencanaan terhadap produknya di masa depan

3. Orang-orang dalam tim

Selain kedua hal di atas, yang selanjutnya dilihat adalah tim dari perusahaan tersebut. Artinya, adalah "siapa orang-orang di balik layar" dari produk startup itu.

"Tidak dapat dipungkiri ya, misal dia dari Harvard yang satunya sebatas SMA misalnya. Kita coba yang Harvard dulu deh. Bukan berarti yang SMA ini tidak bagus ya, contohnya Mark Zukerberg dan Steve Jobs enggak lulus (kuliah) tuh," ujar George.

Dia menjelaskan, bahwa "man behind the team" adalah salah satu hal yang dilihat dari aspek-aspek lain dari kaca mata investor tersebut kepada startup.

https://ekonomi.kompas.com/read/2018/11/02/090900426/buka-bukaan-investor-bagi-3-tips-agar-startup-raih-pendanaan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Erick Thohi Pasang Target Investasi Kementerian BUMN Rp 127 Triliun

Whats New
BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

BPS: Pengaruh Kenaikan Tarif Cukai ke Inflasi Rokok Bertahan Lama

Whats New
Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Schneider Electric Targetkan 40 Persen Pemimpin Perempuan di Tingkat Manajemen

Whats New
Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Pasca-penerbitan UU PPSK, PDB Sektor Koperasi Ditargetkan Minimal Mencapai 7 Persen

Whats New
Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Kementerian ATR: Sudah 101 Juta Bidang Tanah Terdaftar

Whats New
Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Cek Harga BBM di SPBU Pertamina per 1 Februari 2023, Ada yang Naik

Spend Smart
Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Laba Bersih BSI 2022 Capai Rp 4,26 Triliun, Dirut: Dampak Positif Merger

Whats New
Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Petani di Kalteng Berhasil Panen Perdana, Food Estate Disebut Mulai Hasilkan Manfaat

Rilis
Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Penerapan Pengawasan Koperasi Sektor Jasa Keuangan dalam UU P2SK

Whats New
Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Menaker Dorong Terciptanya Kerja Layak Bagi Tenaga Kerja RI di Palestina

Whats New
Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Erick Thohir: Dalam 9 Bulan Terakhir 7,5 Juta Pengunjung Datang ke Sarinah

Whats New
Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Tiket Gratis Masuk Ancol pada 3 Februari 2023, Ini Cara Mendapatkannya

Whats New
Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Pertamina Geothermal IPO, Pasang Harga Awal Rp 820 - Rp 945 per Saham

Whats New
Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Cerita Petani Food Estate Humbahas: Benih Bawang Putih yang Dikasih, Mati...

Whats New
Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Syarat, Biaya, dan Cara Membuat Paspor Umroh

Work Smart
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+