Salin Artikel

Kemenkeu Bakal Atur OVO, Go-Pay Dkk? Ini Klarifikasi Sri Mulyani

JAKARTA, KOMPAS.com — Sempat beredar kabar bahwa Kementerian Keuangan akan mengatur pembayaran digital, seperti OVO, Go-Pay, dan lain-lain. Hal itu mengacu kepada pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Selasa (12/2/2019).

Namun, perempuan yang kerap disapa Ani itu buru-buru membantahnya. Ia mengatakan tak pernah menyatakan rencana akan mengatur alat pembayaran digital.

"Kan, kemarin itu rapat mengenai bagaimana budaya digital di Kemenkeu. Jadi kita melihat berbagai pengembangan dari payment system itu memberikan peluang untuk sinergi dengan kami," ujarnya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

"Justru Kemenkeu sudah bekerja sama dengan berbagai macam payment system itu dalam rangka meningkatkan penggunaan anggaran secara jauh lebih fleksibel tapi akuntabel. Jadi, saya klarifikasi tidak menyampaikan itu," ujarnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, Kemenkeu tidak dalam posisi untuk mengatur OVO, GoPay, dan lain sebagainya. Justru, Kemenkeu, menurut dia, melihat kesempatan untuk bekerja sama.

Alat pembayaran digital dinilai sangat penting untuk dipelajari lantaran bentuk perkembangan teknologi. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki pengelolaan anggaran.

"Jadi, kami melihatnya sebagai suatu kesempatan kerja sama. Saya tidak tahu kemarin mengapa jadi persoalan yang lain," katanya.

https://ekonomi.kompas.com/read/2019/02/13/133943726/kemenkeu-bakal-atur-ovo-go-pay-dkk-ini-klarifikasi-sri-mulyani

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.