Membangun Nuansa Etnik di Teras Belakang Rumah

Kompas.com - 29/07/2010, 20:49 WIB

KOMPAS.com — Seperti halnya ruang di dalam rumah, teras pun bisa ditata bernuansa etnik. Keberadaannya dapat membuat suasana teras lebih menyatu dengan taman belakang.

Teras belakang sering kali digunakan sebagai tempat bersantai pada sore hari. Teras belakang yang langsung menghadap ke taman memanjakan pemilik rumah dengan pemandangan taman yang hijau.

Nuansa etnik dan natural menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan relaksasi dengan nuansa alam dan tradisional yang kental. Kesan etnik ini bisa dibangun, baik dari penggunaan material maupun perabot di dalam ruangan, seperti teras belakang di rumah Mita Priambodo.

Material lantai cukup menggunakan plesteran semen. Nat-nya dimodifikasi menggunakan kayu ramin yang ditata diagonal. Pada perpotongannya diletakkan keramik munti berbentuk persegi.

Olahan dinding juga bisa dibuat berkesan etnik dengan memasang koral pada sebagian dindingnya. Koral setinggi 1 m juga dipasang pada sebagian dinding. Bentuk koral yang menonjol tidak seragam antara satu dan lainnya menimbulkan efek tiga dimensi yang menarik.

Plafon dibuat mengikuti kemiringan atap. Material yang digunakan adalah bilah-bilah kayu agar kesan etnik semakin terasa. Adapun furnitur yang digunakan tentu saja dipilih yang senada dengan konsep ruangan. Sementara itu, baik bale leha-leha, kursi malas, maupun meja terbuat dari kayu jati.

Bale leha-leha ditata dengan peletakan cushion berwarna natural. Kursi malas memiliki sandaran lengkung yang nyaman diduduki. Adapun meja tampil unik, memakai pasak pada kaki-kakinya. (Devi Fadhila Yuliwardhani/iDEA)


EditorR Adhi KSP

Close Ads X