Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menghitung Zakat Profesi

Kompas.com - 01/08/2011, 17:02 WIB
EditorLaksono Hari W

Tanya: Pak Ustaz yang dirahmati Allah, saya punya pertanyaan, apakah penghasilan kita (gaji) wajib dikeluarkan zakatnya? Berapa persen dan bagaimana perhitungannya. Terima kasih, wassalam. (Tobba Bas, Semarang)

Tanya: Bagaimana zakat mengenai penghasilan atau gaji, cara perhitungan, nisab dan diserahkan ke mana? Terima kasih. (Joharudin, Daegu - Korea Selatan)

Jawab: Sobat Zakat yang dirahmati Allah SWT, hasil profesi (pegawai negeri/swasta, konsultan, dokter, notaris, dan lain-lain) merupakan sumber pendapatan (kasab) yang tidak banyak dikenal di masa salaf (generasi terdahulu). Oleh karenanya, bentuk pendapatan ini tidak banyak dibahas, khususnya yang berkaitan dengan zakat. Lain halnya dengan bentuk pendapatan yang lebih populer saat itu, seperti pertanian, peternakan, dan perniagaan, mendapatkan porsi pembahasan yang sangat memadai dan detail.

Zakat profesi merupakan ijtihad para ulama di masa kini yang nampaknya berangkat dari ijtihad yang cukup memiliki alasan dan dasar yang juga kuat. Akan tetapi, tidak semua ulama sepakat dengan hal tersebut.

Di antara ulama kontemporer yang berpendapat adanya zakat profesi yaitu Syaikh Abdur Rahman Hasan, Syaikh Muhammad Abu Zahrah, Syaikh Abdul Wahab Khalaf dan Syaikh Yusuf Qaradhawi. Mereka berpendapat bahwa semua penghasilan melalui kegiatan profesi dokter, konsultan, seniman, akuntan, notaris, dan sebagainya, apabila telah mencapai nisab, maka wajib dikenakan zakatnya. Para peserta Muktamar Internasional Pertama tentang zakat di Kuwait pada 29 Rajab 1404 H (30 April 1984) juga sepakat tentang wajibnya zakat profesi bila mencapai nisab, meskipun mereka berbeda pendapat dalam cara mengeluarkannya. Pendapat ini dibangun berdasarkan empat hal sebagai berikut:

Pertama, ayat-ayat Al-quran yang bersifat umum yang mewajibkan semua jenis harta untuk dikeluarkan zakatnya, seperti dalam QS. At-Taubah:103, QS. Al-Baqarah:267, dan QS. Adz-Zaariyat:19. Demikian pula penjelasan Nabi SAW yang bersifat umum terhadap zakat dari hasil usaha atau profesi.

Dalam ayat tersebut, Allah menegaskan bahwa segala hasil usaha yang baik-baik wajib dikeluarkan zakatnya. Dalam hal ini termasuk juga penghasilan (gaji) dari profesi sebagai dokter, konsultan, seniman, akunting, notaris, dan sebagainya. Sayyid Quthub dalam tafsirnya Fi Zhilalil Quran juga penah menyatakan bahwa nas ini mencakup seluruh hasil usaha manusia yang baik dan halal dan mencakup pula seluruh yang dikeluarkan Allah SWT dari dalam dan atas bumi, seperti hasil-hasil pertanian, maupun hasil pertambangan seperti minyak.

Karena itu nas ini mencakup semua harta baik yang terdapat di zaman Rasulullah SAW maupun di zaman sesudahnya. Semuanya wajib dikeluarkan zakatnya dengan ketentuan dan kadar sebagaimana diterangkan dalam sunah Rasulullah SAW, baik yang sudah diketahui secara langsung, maupun yang di-qiyas-kan kepadanya (Fi Zilalil Quran: Juz 1, hal 310-311).

Imam Al-Qurtubi dalam Tafsir Al-Jaami’ Li Ahkaam Al-Quran pernah mengutip perkataan Muhammad bin Sirin dan Qathadaah, yang menyatakan bahwa yang dimaksud dengan kata-kata "Amwaal" (harta) pada QS. Adz-Zaariyaat:19 adalah zakat yang diwajibkan, artinya semua harta yang dimiliki dan semua penghasilan yang didapatkan, jika telah memenuhi persyaratan kewajiban zakat, maka harus dikeluarkan zakatnya. (Tafsir Al-Jaami’ Li Ahkaam Al-Qur’an, Jilid 9, hal 37).

Kedua, berbagai pendapat para ulama terdahulu maupun sekarang, meskipun dengan menggunakan istilah yang berbeda. Sebagian dengan menggunakan istilah yang bersifat umum yaitu "al-Amwaal". Adapun sebagian lagi secara khusus memberikan istilah "al-maal al-mustafaad" seperti terdapat dalam fiqh zakat dan al-Fiqh al-Islamy wa Adillatuhu, di mana mereka mengatakan bahwa harta tersebut wajib dikeluarkan zakatnya.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Baca tentang
    Video rekomendasi
    Video lainnya


    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    [KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

    [KURASI KOMPASIANA] Usulan Kompasianer untuk Mengentaskan Buta Aksara

    Work Smart
    Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

    Kode Transfer BCA, BRI, BNI, BTN, Mandiri, dan Bank Lainnya

    Spend Smart
    Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

    Cara Transfer BRI ke BRI dan Bank Lain dengan Mudah, Bisa lewat HP

    Spend Smart
    Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

    Cara Upgrade ShopeePay Plus agar Bisa Transfer Saldo ke Rekening Bank

    Spend Smart
    Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

    Cara Daftar BBM Subsidi Lewat Link subsiditepat.mypertamina.id

    Whats New
    Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

    Daftar Gerai Transmart yang Tutup Permanen

    Whats New
    Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

    Ekonom: Kecil Kemungkinan BI Naikkan Suku Bunga Acuan dalam Jangka Pendek

    Whats New
    Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan 'Commuter Feeder'

    Pengguna KRL Jabodetabek Hari Senin Diprediksi 800.000 Orang, KCI Tambah Perjalanan "Commuter Feeder"

    Whats New
    Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

    Peran OJK Makin Kuat, Kini Punya 15 Kewenangan Penyidikan Tindak Pidana di Sektor Jasa Keuangan

    Whats New
    Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

    Meski Melambat, The Fed Diprediksi Masih akan Naikkan Suku Bunga Acuan

    Whats New
    Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

    Lion Air Group Buka Lowongan Kerja Pramugari dan Pramugara, Simak Syaratnya

    Work Smart
    PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

    PLN Targetkan 31 Pulau 3T di Jatim Teraliri Listrik Akhir 2023

    Whats New
    Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

    Bappenas Buka Lowongan Kerja hingga 15 Februari 2023, Simak Persyaratannya

    Work Smart
    Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

    Kementerian ESDM: Indonesia Miliki Potensi EBT 3.686 GW untuk Modal Transisi Energi

    Whats New
    Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

    Pemkab Rote Ndao Sepakati Kerja Sama dengan Surga Marina Indonesia Kembangkan Kawasan Marina Terpadu

    Rilis
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    komentar di artikel lainnya
    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

    Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+