Bus Sumber Kencono Dipelesetkan Jadi "Sumber Bencono"

Kompas.com - 12/09/2011, 17:31 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

SURABAYA, KOMPAS.com — Akibat seringnya mengalami kecelakaan, masyarakat pun memelesetkan Bus Sumber Kencono menjadi sumber bencono atau sumber bencana. Pelesetan itu telah menjadi stigma negatif terhadap bus tersebut.

Terakhir, Bus Sumber Kencono bernomor polisi W 7181 UY bertabrakan dengan minibus Elf AG 7103 ML di jalan bypass Mojokerto, Senin (12/9/2011) dini hari, yang mengakibatkan 19 orang tewas dan beberapa luka-luka.

Pada Mei lalu, Bus Sumber Kencono terlibat kecelakaan dengan truk yang mengangkut buruh tebu di Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, yang mengakibatkan 10 orang tewas dan 3 luka-luka. Dalam kecelakaan itu dipastikan pihak sopir Bus Sumber Kencono salah karena menyalip dari sebelah kiri.

Selama kurun 2009-210 terjadi beberapa kali kecelakaan yang melibatkan Bus Sumber Kencono dengan total korban meninggal dunia 23 orang. Termasuk saat dua Lebaran lalu ketika Bus Sumber Kencono akhirnya dibakar massa karena menabrak sepeda motor di Ngawi.

Sebagian masyarakat memilih tidak mau menaiki Bus Sumber Kencono karena rekam jejak yang buruk (angka kecelakaan tinggi).

"Dibayari dan diberi makan sekalipun saya tidak mau kalau harus naik Sumber Kencono. Saya benar-benar kapok. Pernah saya naik dari Caruban (Madiun) ke Surabaya. Sopirnya ugal-ugalan. Jalannya bus kayak setan. Perut rasanya kayak dikocok. Penumpang seperti gabah ditampi. Sopir tidak mengindahkan peringatan penumpang agar berhati-hati dan memperlambat mobilnya," ujar Diyah, warga Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Hal senada disampaikan Yaris, warga kota Malang. Saya trauma betul naik Sumber Kencono. Perjalanan Surabaya-Madiun walau hanya sekitar 3,5 jam, rasanya seperti sehari penuh. Mau ganti bus sudah tidak punya uang. Sumpah selamanya saya tidak akan naik sumber bencono itu, katanya.

Pelesetan yang kemudian menjadi stigma ini semakin memperkuat seruan Gubernur Jatim Soekarwo, setelah Sumber Kencono kecelakaan di Saradan, agar izin trayek bus itu dicabut. Seruan itu kini diulangi Wakil Gubernur Jatim Saifulah Yusuf.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

    Siap-siap, Transaksi Mata Uang Kripto Bakal Kena Pajak

    Whats New
    Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

    Cerita Boy Thohir, Bos Adaro yang Pernah Masuk ICU 11 Hari karena Covid-19

    Whats New
    Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

    Mengenal Zakat Mal: Pengertian, Hukum, dan Cara Menghitungnya

    Whats New
    Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

    Neraca Perdagangan Surplus Karena UMKM Ekspor Terus Tumbuh

    Whats New
    OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

    OJK Minta Perusahaan Asuransi Selesaikan Aduan Nasabah terkait Unitlink

    Whats New
    Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

    Dari 64,2 Juta UMKM di Indonesia, Baru 13 Persen yang Telah Lakukan Digitalisasi

    Whats New
    Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

    Menaker: Belum Ada Perusahaan yang Menyatakan Tidak Mampu Bayar THR

    Whats New
    Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

    Gojek-Tokopedia Merger, Bos Gojek Andre Soelistyo Disebut Jadi Pemimpinnya

    Whats New
    [TREN EDUKASI KOMPASIANA] 'Reading Habit' pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

    [TREN EDUKASI KOMPASIANA] "Reading Habit" pada Siswa | Pendidikan Perempuan dan Kesuksesannya | Mengatasi Ujian Bahasa Indonesia yang Sulit

    Rilis
    Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

    Soal Deposito Raib, Bank Mega Syariah: Dana Telah Masuk ke Rekening Perusahaan

    Whats New
    YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

    YDBA Beri Pembinaan untuk Para Perajin Cangkul di Klaten

    Whats New
    Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

    Perusahaan Tidak Bayar THR Lebaran 2021, Begini Cara Melaporkannya

    Whats New
    Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

    Co-CEO Gojek Bakal Jadi Bos Perusahaan Hasil Merger dengan Tokopedia?

    Whats New
    Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

    Posko THR 2021 Diluncurkan, Apa Fungsinya?

    Whats New
    Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

    Kemenperin Pacu Peran Startup untuk Dukung Transformasi Industri

    Rilis
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X