Jangan Sampai Terulang Lagi

Kompas.com - 28/10/2011, 05:07 WIB
Editor

Kepada Kompas, September lalu, Hatta mengatakan, ”Saya justru yang minta proses pengadaan dihentikan dan minta BPKP turun.” Ia juga membantah pemerintah menunjuk langsung Sumitomo sebagai pengangkut gerbong.

Tahun depan PT KAI mendapat hibah dan membeli 150-230 gerbong bekas dari Jepang. Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Walujanto yang pernah mengeluarkan nota dinas tentang kesalahan prosedur hibah 60 gerbong pun mewanti-wanti. ”Patuhi ketentuannya,” kata dia.

Rahmat menyebut aturan Peraturan Pemerintah Nomor 2/ 2011 tentang Tata Cara Pengadaan Pinjaman Luar Negeri dan Penerusan Hibah Luar Negeri dan

Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK.05/2009 tentang Sistem Akuntansi Hibah.

”Ketentuan itu bisa mencegah terulangnya kasus kemarin (Soemino),” lanjut dia. Aturan itu, selain memberi informasi kepada kementerian/lembaga dan donor, juga memberi sanksi jika syarat hibah tak dipenuhi. (HAR)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.