UMKM dan Koperasi Kian Mudah Dapatkan Pembiayaan?

Kompas.com - 13/02/2012, 14:09 WIB
|
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepanjang tahun 2011, Kementerian Koperasi dan UKM mengklaim telah berupaya melakukan sejumlah program pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM). Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan akses kepada sumber pembiayaan.

"Sesuai rencana kerja pemerintah tahun 2011, Kementerian Koperasi dan UKM telah melaksanakan program atau kegiatan pemberdayaan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah baik yang bersifat kebijakan maupun kegiatan dalam bentuk fasilitasi dan bantuan penguatan usaha," ujar Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, dalam rapat kerja dengan Komisi VI, di Jakarta, Senin (13/2/2012).

Menurut Sjarifuddin, kementerian telah berupaya meningkatkan iklim usaha yang kondusif bagi KUMKM. Iklim ini disebut penting demi mewujudkan KUMKM yang lebih koordinatif dan partisipatif. Kementerian mengupayakan ini dengan penyediaan regulasi atau kebijakan nasional dan daerah.

"Meningkatkan akses kepada sumber daya produktif, terutama berkaitan dengan jangkauan dan jenis sumber pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan usaha KUMKM, peningkatan akses teknologi, akses pasar dan pemasaran bagi KUMKM," tambah dia terkait upaya kementerian lainnya.

Tidak hanya sebatas itu, Sjarifuddin juga menyebutkan, kementerian juga melakukan pengembangan produk dan pemasaran bagi KUMKM. Ini dilakukan agar produk yang dihasilkan berkualitas, inovatif, kreatif dan berdaya saing baik di pasar lokal dan luar negeri.

Tak luput pula, kementerian meningkatkan daya saing sumber daya manusia KUKM sepanjang tahun lalu. Pencetakan jumlah wirausaha baru juga dilakukan. Di mana pencetakan itu dilakukan dengan pola pengembangan kewirausahaan yang tersistem, seperti pendidikan pelatihan.

"Penguatan kelembagaan koperasi untuk mengembangkan praktik berkoperasi yang sesuai nilai, jati diri, prinsip dan asas koperasi, serta peningkatan peran koperasi dan memfasilitasi perkembangan usaha anggota dan peningkatan kesejahteraan anggota," tutupnya sebagai upaya terakhir kementerian sepanjang tahun 2011 .

Untuk diketahui, tahun lalu, Kementerian Koperasi dan UKM mendapat dana alokasi APBN sebesar Rp 1,1 triliun. Dari dana itu sebesar Rp 938 ,28 miliar yang bisa direalisasikan, atau 94,36 persen.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X