Yayasan Konsumen: Pertamina Kalteng Tak Transparan

Kompas.com - 25/04/2012, 16:32 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

PALANGKARAYA, KOMPAS.com -- Pertamina Kalimantan Tengah dinilai tidak transparan karena enggan memberi data mengenai kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Kalteng. Padahal, data tersebut diperlukan untuk mengetahui memadai atau tidaknya kuota BBM dengan realita di lapangan.

Pelaksana Harian Sekretaris Yayasan Konsumen Indonesia (YKI) Kalteng Arniansyah menyatakan sudah berkali-kali meminta data kuota BBM kepada Pertamina namun tidak mendapatkannya. Ia juga pernah meminta data kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kalteng, akan tetapi tetap tidak bisa mendapatkan data tersebut.

Baru ketika hadir dalam pertemuan Pertamina Kalteng dengan Gubernur Kalteng Teras Narang di Palangkaraya, Selasa (24/4/2012), YKI Kalteng mendapatkan data tersebut. Itu pun karena Pertamina Kalteng memaparkannya. "Bukan dapat karena bertanya atau meminta," kata Arniansyah, Rabu (25/4/2012) di Palangkaraya.

Menurut dia, data harus diberikan supaya pihak-pihak terkait bisa mengawasi penggunaan BBM dengan baik. "Lihat saja nanti sikap Pertamina Kalteng seperti apa. Kalau masih enggan memberikan data, kami akan ingatkan terus," tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X