Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pasangan Imdaad-Ipong Adalah Cagub-Cawagub Kaltim Paling Kaya

Kompas.com - 08/09/2013, 01:31 WIB
Kontributor Samarinda, Yovanda Noni

Penulis

SAMARINDA, KOMPAS.com - Pasangan nomor urut tiga dalam pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Imdaad Hamid dan Ipong Muchlissoni, merupakan pasangan dengan harta kekayaan terbanyak dibandingkan dua pasangan lain.

Hal itu didapati dari laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kaltim pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim.

Laporan KPK itu dikirimkan lewat surat, tertanggal 6 September 2013 nomor B2191/12/09/2012 tentang pengumuman harta kekayaan tiga kandidat cagub dan cawagub Kaltim.

Menurut laporkan KPK, kekayaan Ipong mencapai Rp. 23 miliar dan Imdaad Rp 5 Miliar.

Ketua KPU Kaltim Andi Sunandar mengatakan, rekapitulasi harta kekayaan tersebut adalah laporan yang sebenar-benarnya dari KPK.  Total seluruh kekayaan dihitung sesuai pendataan yang dilakukan KPK.

“Apa yang menjadi hasil tentang kekayaan ini, merupakan hasil dari KPK. bukan dari KPU Kaltim,” kata Andi kepada wartawan di Hotel Mesra, Samarinda, Sabtu (7/9/2013) pukul 23.00 Wita seusai gelaran debat kandidat Pilgub Kaltim.

Andi menambahkan perhitungan harta kekayaan ini, sudah mencakup semua harta baik benda bergerak maupun tidak bergerak.

“Daftar kekayaan para kandidat pilgub ini sudah termasuk semuanya, termasuk piutangnya,” pungkasnya.

Masih dari laporan KPK, pasangan Awang Faroek Ishak miliki kekayaan sekitar Rp 4,8 miliar dan 293 dolar USD dan pasangannya Mukmin Faisal hanya memiliki kekayaan sekitar Rp 1,56 miliar.

Sementaraitu, calon gubernur Farid Wadjdy memiliki kekayaan Rp. 1,6 Miliar dan pasangannya Aji Sofyan Alex Rp. 1,96 Miliar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Ekonom: Pemilu Berdampak pada Stabilitas Ekonomi dan Sektor Keuangan di RI

Ekonom: Pemilu Berdampak pada Stabilitas Ekonomi dan Sektor Keuangan di RI

Whats New
Pertumbuhan Kredit dan Pendanaan Perbankan 2024 Diproyeksi Masih Baik di Tengah Ketidakpastian Global

Pertumbuhan Kredit dan Pendanaan Perbankan 2024 Diproyeksi Masih Baik di Tengah Ketidakpastian Global

Whats New
Konsultasi ESG Makin Dibutuhkan, Sucofindo Tingkatkan Layanan LVV

Konsultasi ESG Makin Dibutuhkan, Sucofindo Tingkatkan Layanan LVV

Whats New
Imbas Konflik Iran-Israel, Harga Pangan Bisa Meroket

Imbas Konflik Iran-Israel, Harga Pangan Bisa Meroket

Whats New
Gandeng BRI, BPKH Distribusikan Uang Saku Jemaah Haji Rp 665 Miliar

Gandeng BRI, BPKH Distribusikan Uang Saku Jemaah Haji Rp 665 Miliar

Whats New
Diskon Tiket Kereta Keberangkatan 22-30 April, Ini Cara Belinya

Diskon Tiket Kereta Keberangkatan 22-30 April, Ini Cara Belinya

Whats New
Pasar Modal 2024, 'Outlook' Cerah dengan Sektor Perbankan yang Dominan

Pasar Modal 2024, "Outlook" Cerah dengan Sektor Perbankan yang Dominan

Whats New
ID Food: Peran Perempuan dalam Ekosistem Pertanian dan Pangan Penting, Akses Modal dan Pasar Jadi Tantangan

ID Food: Peran Perempuan dalam Ekosistem Pertanian dan Pangan Penting, Akses Modal dan Pasar Jadi Tantangan

Whats New
BUMN PalmCo Garap Kebun Sawit Terluas di Dunia, Ini Luasnya

BUMN PalmCo Garap Kebun Sawit Terluas di Dunia, Ini Luasnya

Whats New
Iran-Israel Memanas, BPS: Keduanya Bukan Negara Mitra Dagang Utama Indonesia..

Iran-Israel Memanas, BPS: Keduanya Bukan Negara Mitra Dagang Utama Indonesia..

Whats New
AirNav Bantah Ada Pesawat Jatuh di Perairan Bengga Nagekeo NTT

AirNav Bantah Ada Pesawat Jatuh di Perairan Bengga Nagekeo NTT

Whats New
Nilai Ekspor RI Melesat 16,4 Persen jadi 22,43 Miliar Dollar AS

Nilai Ekspor RI Melesat 16,4 Persen jadi 22,43 Miliar Dollar AS

Whats New
KKP Siapkan Sistem untuk Pantau Kuota Penangkapan Benih Bening Lobster

KKP Siapkan Sistem untuk Pantau Kuota Penangkapan Benih Bening Lobster

Whats New
Reksadana Pasar Uang adalah Apa? Ini Pengertiannya

Reksadana Pasar Uang adalah Apa? Ini Pengertiannya

Work Smart
Keputusan Sengkata Pilpres Diumumkan Hari Ini, BEI: Investor Sudah Mengantisipasi

Keputusan Sengkata Pilpres Diumumkan Hari Ini, BEI: Investor Sudah Mengantisipasi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com