Kegiatan Perdagangan Indonesia Tetap Fokus di Asia

Kompas.com - 10/09/2013, 18:58 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. KOMPAS/RIZA FATHONIPelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Asia tetap menjadi pasar utama ekspor dan impor Indonesia, dengan tujuan utama adalah Singapura, Jepang, dan China.

Ekonom Standard Chartered Eric Sugandi, mengatakan pada tahun 2012, sebesar 15,4 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia adalah ke Jepang, 12,9 persen ke negara-negara ASEAN termasuk Singapura, 11,4 persen ke China, 8,6 persen ke Singapura, 7,6 persen ke Korea Selatan, dan 6,6 persen ke India.

Pada periode yang sama, porsi ekspor Indonesia ke Uni Eropa dan Amerika Serikat masing-masing 9,5 persen dan 7,8 persen. Meskipun demikian, ekspor Indonesia ke Jepang mengalami penurunan menjadi 15,4 persen dibandingkan pada tahun 2005, yakni 21,3 persen.

Padahal, Jepang tetap menjadi tujuan ekspor terbesar Indonesia dan ekspor ke Jepang terus meningkat dalam nominal. Sementara itu ekspor ke China meningkat menjadi 11,4 persen pada tahun 2012 dibandingkan tahun 2005, yakni 7,8 persen.

Peningkatan ekspor Indonesia ke China telah menimbulkan pelemahan Indonesia terkait pelemahan ekonomi China. Menurut Eric, meningkatnya ketergantungan perdagangan kepada China mengakibatkan ekonomi Indonesia lebih rentan terhadap gejolak ekonomi China.

Hal ini terlihat pada tahun 2012 ketika perlambatan ekonomi China berimbas negatif terhadap Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X