Kompas.com - 01/04/2015, 22:46 WIB
Anak membaca buku di perpustakaan yang dibangun di Taman Cerdas Trunojoyo, Kota Malang, Minggu (29/3/2015). Melalui buku-buku yang ada, pengunjung taman itu mendapat pengetahuan lebih tentang berbagai bidang. KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTAAnak membaca buku di perpustakaan yang dibangun di Taman Cerdas Trunojoyo, Kota Malang, Minggu (29/3/2015). Melalui buku-buku yang ada, pengunjung taman itu mendapat pengetahuan lebih tentang berbagai bidang.
EditorErlangga Djumena

oleh: Dahlia Irawati

"Selamat siang, kami dari Dinas Pariwisata Kota Malang akan mengantar adik-adik berkeliling Kota Malang. Adik-adik diminta tidak berdiri dan duduk di pinggir," kata pemandu bus wisata melalui pengeras suara, sebelum memandu anak-anak MI AL Hidayat Pakis, berkeliling Kota Malang, Senin (30/3/2015).

Kota Malang memang memiliki sebuah bus wisata atau biasa disebut bus Macito (Malang City Tour). Bus tingkat dua dengan atap terbuka tersebut mulai dioperasikan Pemkot Malang awal tahun 2015. Bus ini merupakan armada wisata bagi turis mancanegara dan masyarakat lokal dalam menjelajah Kota Malang. Berbeda dengan kota-kota wisata di luar negeri, untuk menikmati Kota Malang menggunakan bus wisata tidak dipungut biaya. Bus itu memang menjadi salah satu layanan Pemkot Malang untuk masyarakat.

Kota Malang merupakan salah satu kota menarik untuk diselami. Secara fisik, kota yang dikitari Gunung Semeru, Gunung Kawi, Gunung Arjuno, dan Gunung Welirang ini memiliki keistimewaan berupa suhu udara lebih dingin dibandingkan dengan kota-kota lain di Jawa Timur.

Sejak masa kolonial, Kota Malang pun dikenal keelokannya dengan aneka taman bunganya. Tak ayal, sebutan Garden City (Kota Taman) pun sempat disematkan untuk wilayah berpenduduk 848.474 jiwa ini.

Meski sebutan "Kota Taman" sempat "melayang" karena tergerus pertumbuhan ekonomi, terimpit pertumbuhan toko dan ruko, Pemkot Malang mencoba memulihkan keindahan kota dengan kembali memperbanyak taman kota dengan aneka bunga. Taman kota dikonsep terbuka sehingga masyarakat bisa mengakses dan menikmati keindahan kota. Alun-alun Bunder (Taman Tugu) di depan Balai Kota Malang, yang semula dipagar, kini dibuka. Saat ini dibangun dua taman terbuka lain, yaitu Taman Alun-alun Merdeka serta Taman Kunang-kunang.

"Nantinya di Taman Tugu akan ditonjolkan pagar berupa tanaman. Selain lebih indah, masyarakat bisa dengan mudah menikmati taman kota. Tidak ada jarak antara masyarakat dan taman. Mereka merasa memiliki. Jika merasa memiliki, mereka akan turut menjaganya agar tak rusak," tutur Mochammad Anton, Wali Kota Malang.

Beberapa taman kota yang banyak dijadikan tempat berkumpul masyarakat adalah Taman Cerdas Trunojoyo, Taman Tugu, dan Taman Merbabu. Selain sebagai peneduh kota, tiga taman itu juga jadi tempat bermain keluarga. Terdapat sarana permainan bagi anak-anak, bahkan ada perpustakaan mini, seperti di Taman Cerdas Trunojoyo. Jika tidak ada perpustakaan mini, akan ada mobil perpustakaan keliling yang siap menemani hari-hari libur keluarga di taman kota itu.

Layanan bagi warga Kota Malang tidak berhenti di sini. Di bidang pendidikan, Pemkot Malang memiliki beberapa program unggulan pendidikan, seperti sekolah gratis bagi siswa SD-SMP, pembelajaran berbasis teknologi informasi, dan mempermudah akses masyarakat terhadap buku dan bahan bacaan dengan membuat taman bacaan masyarakat di setiap kecamatan serta di taman-taman kota. Buku tidak hanya bisa diperoleh di perpustakaan Kota Malang, tetapi juga bisa diakses di taman-taman kota. Ada perpustakaan keliling yang akan bersiaga di beberapa tempat, termasuk taman kota, agar bisa diakses warga.

Tahun 2015, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran Rp 32,4 miliar untuk 60.000 siswa SD dan Rp 27,6 miliar untuk 23.000 siswa SMP sebagai penerima BOSDA. Pemberian anggaran pendidikan tersebut untuk mendorong siswa usia sekolah agar terus sekolah meski siswa berasal dari keluarga kurang mampu. Biaya pendidikan siswa kurang mampu inilah yang dijangkau BOSDA.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Jokowi Mau Larang Ekspor Timah dan Bauksit Tahun Ini

Whats New
Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Ditawari Gabung ICAO, Menhub: Kemajuan Sektor Penerbangan Kita Diakui Dunia Internasional

Whats New
IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

IFG: Dana Pensiun Bisa Kurangi Ketergantungan RI dari Modal Asing

Whats New
Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Berlaku Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Syarat Perjalanan Dalam Negeri dengan Kapal Laut

Whats New
Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Atasi Wabah PMK, Kementan Kirim Obat-obatan Senilai Rp 534,29 Juta ke Beberapa Wilayah

Whats New
LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

LKPP Segera Terbitkan Aturan Pengadaan Barang Jasa Khusus IKN

Whats New
Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Gelar Halalbihalal, J99 Corp Beri Apresiasi pada Karyawan Terbaik

Whats New
Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Eropa Bingung Bayar Impor Gas dari Rusia

Whats New
Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Lin Chen Wei Tersangka Kasus Ekspor CPO, Anggota DPR Minta Kementerian yang Gunakan Jasanya Beri Klarifikasi

Whats New
Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Tren Belanja Kuartal I-2022, Tokopedia: Masker Kesehatan Laris Manis

Whats New
Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Harga Sawit Petani Anjlok, Tapi Ironinya Minyak Goreng Tetap Mahal

Whats New
Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Prokes Dilonggarkan, Simak Syarat Perjalanan Lengkap Kereta Api Terbaru

Whats New
Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Shopee Tebar Diskon Hingga 60 Persen untuk Produk Kebutuhan Rumah

Spend Smart
Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Larangan Ekspor Belum Mempan, Harga Minyak Goreng Masih Saja Mahal

Spend Smart
Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Kemenkominfo Gelar Startup Gathering Road to Hub.id Summit 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.