Penjualan Listrik PLN di 2016 Mencapai Rp 214,1 Triliun - Kompas.com

Penjualan Listrik PLN di 2016 Mencapai Rp 214,1 Triliun

Kompas.com - 05/04/2017, 18:46 WIB
KOMPAS/HAMZIRWAN Presiden Joko Widodo, didampingi Direktur Utama PT PLN Sofyan Basir (kanan), Gubernur Kalimantan Barat Cornelis (kiri), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan (belakang), serta Menteri BUMN Rini Soemarno (tidak tampak), meninjau Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Bergerak Pontianak di Kabupaten Mempawah, Kalbar, Sabtu (18/3), seusai meresmikan delapan PLTG bergerak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai penjualan tenaga listrik PT PLN (Persero) selama 2016 mengalami kenaikan sebesar Rp 4,3 triliun atau 2,05 persen menjadi Rp 214,1 triliun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 209,8 triliun.

"Pertumbuhan penjualan ini berasal dari kenaikan volume penjualan menjadi sebesar 216,0 Terra Watt hour (TWh) atau naik 6,49 persen dibanding dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 202,8 TWh," kata Direktur Perencanaan Korporat PLN, Nike Widyawati di Jakarta, Rabu (5/4/2017).

Nike menuturkan, peningkatan penjualan tersebut sejalan dengan upaya PLN di 2016 untuk menambah kapasitas pembangkit sebesar 3.714 MW.

Penambahan kapasitas berasal dari pembangkit PLN sebesar 1.932 MW dan tambahan kapasitas dari Independent Power Producer (lPP) sebesar 1.782 MW. 

PLN juga menyelesaikan 2.859 kilometer sirkuit (kms) jaringan transmisi dan gardu induk sebesar 14.123 MVA.

"Peningkatan konsumsi kWh ini juga didukung dari adanya kenaikan jumlah pelanggan dimana sampai dengan akhir tahun 2016 telah mencapai 64,3 juta atau bertambah 3,1 juta pelanggan dibandingkan akhir tahun 2015 sebanyak 61,2 juta pelanggan," terang Nike.

Bertambahnya jumlah pelanggan ini juga mendorong kenaikan rasio elektrifikasi nasional yaitu dari 88,3 persen pada Desember 2015 menjadi 91,16 persen pada Desember 2016. 

Jumlah tersebut melampaui target rasio elektrifikasi tahun 2016 yang tertuang dalam Renstra 2015-2019 sebesar 90,15 persen.


EditorAprillia Ika


Close Ads X