Kenalkan Pak Gembus, Sosok di Balik Kesuksesan "Ayam Gepuk Pak Gembus"

Kompas.com - 31/07/2017, 11:16 WIB
Warung ayam gepuk Pak Gembus di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZAWarung ayam gepuk Pak Gembus di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - "Saya selama ini kerja, tapi tujuannya untuk cari modal usaha," kata Ridho Nurul Adityawan, memulai perbincangannya dengan Kompas.com, Jumat (28/7/2017).

Ridho kini lebih sering dikenal sebagai Pak Gembus. Ya, Pak Gembus yang terkenal dengan ayam gepuknya. Warung "Ayam Gepuk Pak Gembus" dengan bannernya yang berwarna kuning sering kita jumpai hampir di tiap sudut ibu kota.

Bahkan, hampir di seluruh Indonesia lho. Siapa sangka, berawal dari kegemaran Pak Gembus memasak ayam, dapat menghasilkan pundi-pundi hingga miliaran rupiah tiap bulannya.

Bagaimana perjuangan Ridho, yang memiliki nama kecil Gembus, membangun "Ayam Gepuk Pak Gembus"?

Ridho yang merupakan lulusan D3 Politeknik Universitas Diponegoro, Semarang, dahulunya adalah seorang pegawai kantoran biasa.

Dia pernah bekerja sebagai staf di sebuah perusahaan batu bara di Kalimantan selama 8 bulan. Kemudian bekerja sebagai staf administrator di PT Wilmar di Sambas selama 1,2 tahun, dan sebagai Customer Service Inbound di MNC (Indovision) selama 1,5 tahun.

Tujuannya bekerja hanya satu, yakni menyisihkan gaji untuk membuka usaha. Gaji yang diterima selama menjadi karyawan hanya senilai upah minimum provinsi (UMP) atau sekitar Rp 2,8 juta tiap bulannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berupaya menyisihkan gaji tiap bulannya hingga akhirnya terkumpul uang sebesar Rp 19 juta. Uang itu dikumpulkannya selama 3,5 tahun untuk memulai usaha. Pada akhirnya, Ridho memutuskan resign dari MNC dan memulai membangun warung "Ayam Gepuk Pak Gembus" di Jalan Pesanggrahan, Jakarta Barat, pada 12 Oktober 2013.

Dia membuka warung kaki lima bermodalkan tenda sebesar 3x3 meter. Ternyata, dirinya membutuhkan modal hingga Rp 23 juta untuk memulai usaha.

Untuk menutupi kekurangan, Ridho berutang sana sini. "Saya pinjam kamera ke teman kos-kosan saya dan kameranya saya gadaikan. Sampai motor saya Vario 110 cc, diambil sama leasing," kata Ridho.

Ridho Nurul Adityawan yang juga pemilik Ayam Gepuk Pak Gembus Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Ridho Nurul Adityawan yang juga pemilik Ayam Gepuk Pak Gembus

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X