KILAS EKONOMI

Usai Lebaran, Kementerian Pertanian Raih Penghargaan

Kompas.com - 01/08/2017, 20:46 WIB
Mentan Andi Amran Sulaiman usai acara buka puasa bersama di Kantor Pusat, Kementan, Jakarta, Senin (19/6/2017). KOMPAS.com/PRAMDIA ARHANDO JULIANTOMentan Andi Amran Sulaiman usai acara buka puasa bersama di Kantor Pusat, Kementan, Jakarta, Senin (19/6/2017).
|
EditorKurniasih Budi


KOMPAS.com -Senyum sumringah menghiasi wajah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman awal Juni lalu. Di kantor Kementerian Pertanian, pada Senin (5/6/2017), dia mengatakan bahwa stok lima komoditas penting yakni beras, gula pasir, aneka cabai, bawang, hingga daging tak kekurangan.

Pasokan komoditas strategis itu, kata Amran, lebih dari cukup untuk menyambut Idul Fitri 1438 Hijriah yang jatuh pada 25 dan 26 Juni 2017. Menurutnya, pemerintah memiliki stok beras mencapai dua juta ton dan gula pasir 360.000 ton.

Ketersediaan sapi lokal siap potong hingga Juni 2017 berjumlah 356.620 ekor atau setara dengan 62.400 ton daging.  Sementara, posisi stok daging impor hingga 18 Mei 2017 lalu mencapai 70.518 ton.

Untuk komoditas cabai rawit merah maupun hijau pada bulan Juni, ketersediaannya mencapai 84.237 ton. Sedangkan, perkiraan kebutuhan sebanyak 75.050 ton.

Selain itu, stok bawang merah untuk bulan Juni berjumlah 123.489 ton, dengan perkiraan kebutuhan sekitar 114.846 ton.

Paling penting juga, imbuh Amran, semua komoditas yang bisa mempengaruhi kenaikan harga sudah bisa dijaga. "Semua komoditas strategis yang bisa berkontribusi pada inflasi, kami amankan. Kita jaga inflasi," ujarnya.

Baca: Mentan Pastikan Stok Pangan Cukup untuk Kebutuhan Lebaran

Ganjaran prestasi

Selang sebulan kemudian, upaya Kementerian Pertanian menjaga stok pangan itu menjadi salah satu poin penghargaan dari Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP).

Kementerian Pertanian menerima penghargaan Apresiasi Prestasi Lebaran 2017 bersama 14 kementerian/lembaga dan BUMN lainnya. Penyerahan penghargaan dilakukan di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com pada Selasa (1/8/2017).

Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP PIP) Yudi Latif mengatakan, kinerja positif aparatur negara dapat dijadikan teladan dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan dan perusahaan yang baik. Penyerahan penghargaan itu merupakan langkah awal UKP PIP dalam mengapresiasi prestasi aparatur negara dan masyarakat.

"Penghargaan serupa akan diberikan secara reguler dan ke depan akan bekerja sama dengan Pokja Revolusi Mental," ujar Yudi Latif.

Kinerja Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, dan Kapolri dalam mengendalikan stabilisasi harga pangan selama bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri diapresiasi Presiden RI Joko Widodo. Hal itu disampaikan dalam sidang kabinet paripurna dengan agenda rapat evaluasi harga-harga bahan pokok dan antisipasi mudik Lebaran pada Kamis (22/6/2017) lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.