Bekraf Targetkan Industri Kreatif Sumbang Rp 1.000 Triliun dari Total PDB

Kompas.com - 03/08/2017, 10:15 WIB
Konferensi pers Bekraf Habibie Festival 2017 oleh (kiri ke kanan) Pendiri Gerakan Berkarya!Indonesia yang juga Ketua Habibie Festival 2017 Ilham Akbar Habibie, Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari. Bekraf Habibie Festival 2017 akan diselenggarakan 7-13 Agustus 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKonferensi pers Bekraf Habibie Festival 2017 oleh (kiri ke kanan) Pendiri Gerakan Berkarya!Indonesia yang juga Ketua Habibie Festival 2017 Ilham Akbar Habibie, Presiden ketiga Republik Indonesia BJ Habibie, Kepala Bekraf Triawan Munaf, dan Deputi Infrastruktur Bekraf Hari Sungkari. Bekraf Habibie Festival 2017 akan diselenggarakan 7-13 Agustus 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Ekonomi Kreatif ( Bekraf) menargetkan industri kreatif menyumbang Rp 1000 triliun dari total pendapatan domestik bruto (PDB). Kepala Bekraf Triawan Munaf mengatakan saat ini industri kreatif berkontribusi sebesar Rp 852 triliun.

"Mudah-mudahan nilai kontribusi ekonomi kreatif juga meningkat terus, sehingga dapat menyumbang mudah-mudahan sampai Rp 1.000 triliun dari total PDB," kata Triawan, di Perpustakaan Habibie dan Ainun, Jakarta Selatan, Rabu (2/8/2017).

Sumbangan terbesar dari industri kreatif terhadap PDB adalah kuliner sebesar 32,4 persen, fashion sebesar 27,9 persen, dan kerajinan sebesar 14,88 persen. Sedangkan untuk ekspor, fashion menyumbang PDB paling banyak, disusul kuliner dan kerajinan.

Saat ini, ada beberapa sub sektor yang akan terus berkembang ke depannya. Seperti seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio, aplikasi game, musik, fotografi, film animasi dan video, dan lain-lain.

"Jadi dengan adanya percepatan teknologi percepatan yang luar biasa, membuat konten-konten budaya merasa semakin kurang. Karena pasar begitu diperkenalkan dengan konten yang bagus, mereka menuntut konten yang baru lagi, yang baru lagi," kata Triawan.

Industri kreatif, lanjut dia, bisa menjadi sektor utama dalam pertumbuhan perekonomian. Saat ini, kata dia, sumbangan dari industri kreatif masih sekitar 8 persen dari total PDB.

"Tapi sebetulnya kalau perhitungannya diperbaiki, mungkin sudah di atas 10 persen. Jadi mudah-mudahan kontribusi ekonomi betul-betul meningkat plus dengan perhitungan benar, enggak lama lagi, 1/4 PDB kita bisa berasal dari ekonomi kreatif," kata Triawan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X