Muhammad Fajar Marta

Wartawan, Editor, Kolumnis 

Konsistensi Menteri Susi Memberantas "Illegal Fishing"

Kompas.com - 07/08/2017, 06:27 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini
EditorMuhammad Fajar Marta

"Itu seperti kapal ikan Thailand...! Jelas terlihat dari bentuk anjungan dan lunasnya...!" seru Menteri Susi.

Para penumpang yang lain ikut mengamati. Tampak 5 kapal ikan berukuran kira-kira 80 Gross Ton melaju beriringan ke arah selatan dari Pulau Seluan. Empat kapal ikan memiliki bentuk serupa dan dari ciri-cirinya diketahui kapal-kapal dari pantura. Namun satu kapal ikan memiliki bentuk berbeda dan disinyalir merupakan kapal buatan Thailand.

Menteri Susi meminta pilot untuk menurunkan ketinggian sambil terbang memutari kapal-kapal tersebut.

Helikopter terbang merendah mendekati kapal-kapal tersebut.  Benar saja, hampir dapat dipastikan itu merupakan kapal ikan asal Thailand. Namun, tampak jelas juga, kapal itu berbendera Indonesia dan juga memiliki nama dalam bahasa Indonesia. Karena berbendera Indonesia, kapal itu tergolong sebagai kapal eks asing.

Keberadaan kapal eks asing di perairan Natuna jelas mengherankan. Sebab, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mencabut izin seluruh kapal eks asing menangkap ikan di perairan Indonesia.

Kapal-kapal eks asing dilarang karena terbukti melakukan berbagai tindak kejahatan mulai dari penangkapan ilegal hingga penyelundupan.

Jika ternyata masih ada  kapal ikan eks asing di perairan Indonesia, maka bisa dipastikan kapal itu tak berizin alias ilegal. Jika ternyata kapal itu memiliki izin, maka besar kemungkinan ada permainan di belakangnya.

Menteri Susi lantas menginstruksikan jajarannya untuk mengecek izin kapal tersebut apakah dikeluarkan pemerintah pusat atau daerah. Susi juga meminta kapal pengawas perikanan untuk mengawasi dan menahan kapal tersebut.

Konsistensi

Setengah jam kemudian, helikopter kembali mendarat di Bandara Ranai. Selama sisa perjalanan, tak ada lagi kapal illegal fishing yang terlihat.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Generasi Muda Diajak Jadi Pengusaha Berorientasi Ekspor dengan Manfaatkan LPEI

Whats New
Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Pendapatan Melesat, PAM Mineral Bukukan Laba Bersih Rp 24,73 Miliar

Whats New
Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Simak Syarat dan Biaya Nikah di KUA Terbaru 2022

Spend Smart
Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Besok Ada Pemeliharaan Ruas Tol Jagorawi, Kendaraan Berat Akan Dialihkan

Whats New
Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Simak Cara Mendapatkan EFIN Online Tanpa ke Kantor Pajak

Spend Smart
Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Lewat Situs Ini, Pengusaha Bisa Beli atau Sewa Alat Berat

Whats New
Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Perbaikan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Tahun Ini

Whats New
Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Gugatan Global Medcom ke BNI Dalam Sidang Lanjutan, Kuasa Hukum: Upaya Hukum Masih Ditempuh

Whats New
KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

KCIC Bangun Overpass Antelope, Ruas Tol Japek Diberlakukan Buka Tutup Jalur Mulai Hari Ini

Whats New
Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Tarif Listrik Naik, PLN Pastikan Subsidi Tepat Sasaran

Whats New
Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Buka 2nd TIIWG G20, Bahlil Fokus Bahas Perdagangan, Investasi dan Kesehatan

Whats New
Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Sri Mulyani: Jika Inflasi Tinggi, Masyarakat Semakin Sulit Beli Rumah

Whats New
Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Tak Lunasi Utang ke LV Logistik, Aset BUMN Konstruksi PT Indah Karya Disita PN Bandung

Whats New
Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Viral, Video Jendela KRL Dilempar Batu hingga Pecah Berserakan, Ini Penjelasan KCI

Whats New
Isu 'Business Judgment Rule' dan 'Talent Mobility' di PP Nomor 23 Tahun 2022

Isu "Business Judgment Rule" dan "Talent Mobility" di PP Nomor 23 Tahun 2022

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.