Awak Pesawat Harus Tahu Penanganan Darurat Medis Saat Penerbangan

Kompas.com - 07/08/2017, 12:57 WIB
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta kepada para awak pramugari dan pramugara maskapai penerbangan agar mengetahui penanganan darurat medis di dalam pesawat

Hal tersebut, diperlukan agar awak maskapai dapat menangani pertolongan pertama saat adanya penumpang yang tiba-tiba sakit selama penerbangan. 

"Dunia aviasi sangat syarat dengan layanan. Layanan yang baik adalah suatu keharusan. Sekali berbuat salah bisa fatal. Pramugara dan pramugari harus bertindak secara tepat pada saatnya," ujar dia saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (7/8/2017). 

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II ini menuturkan, permintaan tersebut diawali dengan adanya insiden salah satu penumpang Garuda Indonesia jurusan Balikpapan-Jakarta yang tiba-tiba tidak sadarkan diri saat penerbangan pada Minggu (30/7/2017) kemarin. 

Saat itu, terang Budi Karya, para awak pramugari mengumumkan bahwa terdapat penumpang yang tidak sadarkan diri dan awak meminta penumpang lain yang berprofesi sebagai dokter agar bisa menangani penumpang yang tidak sadarkan diri. 

Dan sangat kebetulan, pada saat itu terdapat beberapa penumpang yang berprofesi sebagai dokter dan langsung menangani penumpang yang tidak sadarkan diri. 

"Saya melihat apa yang dilakukan luar biasa. Apabila tidak ditolong saya tidak yakin penumpang itu selamat. Memang ini suatu kebetulan, tetapi ini harus menjadi contoh oleh pramugara dan pramugari," jelas dia.

Sementara itu, salah satu dokter yang terlibat atas penanganan tersebut, dr Nazar mengatakan, saat ini awak pesawat belum mempunyai keterampilan untuk bertindak cepat dalam menangani suatu insiden. 

Maka dari itu, tambah dia, diperlukan pelatihan khusus dari dokter kepada awak pesawat untuk menanangani suatu kejadian saat penumpang mengalami tidak sadarkan diri. 

"Yang perlu itu keterampilan peringatan dalam kondisi seperti apa. Itu yang harus diperhatikan," pungkas dia.

(Baca: Seorang Bayi Lahir Dalam Pesawat Saat Penerbangan Jakarta-Bali)

Kompas TV Penumpang Batik Air Melahirkan di Pesawat
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.