Gandeng BNI, BPJS Ketenagakerjaan Permudah TKI Bayar Iuran Jamsos

Kompas.com - 07/08/2017, 20:56 WIB
Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati  (tengah) berjabat tangan bersama Deputi Penempatan TKI BNP2TKI Agustin Subiantoro (kiri) dan Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E Ilias Lubis (kanan) saat penandatanganan kerja sama di Jakarta, Senin (7/8/2017). BNI bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama untuk penerbitan Kartu Pekerja Indonesia (KPI) co-branding, Layanan Cash Management, fasilitas kredit untuk TKI dan layanan jasa perbankan guna mendukung Program Jaminan Sosial bagi TKI.  ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/aww/17. ANTARA FOTO/PRASETYO UTOMODirektur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati (tengah) berjabat tangan bersama Deputi Penempatan TKI BNP2TKI Agustin Subiantoro (kiri) dan Direktur Perluasan Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan E Ilias Lubis (kanan) saat penandatanganan kerja sama di Jakarta, Senin (7/8/2017). BNI bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama untuk penerbitan Kartu Pekerja Indonesia (KPI) co-branding, Layanan Cash Management, fasilitas kredit untuk TKI dan layanan jasa perbankan guna mendukung Program Jaminan Sosial bagi TKI. ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo/aww/17.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan melakukan kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) untuk memudahkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) membayar iuran jaminan sosial.  Dengan begitu, para TKI dapat membayar iuran Jaminan Sosial melalui semua layanan BNI mulai dari mobile banking dan SMS Banking.

Direktur Perluasan Kepesertaaan BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis menerangkan, kerja sama ini untuk membantu mengimplementasikasi program jaminan sosial untuk TKI yang telah diluncurkan pada 1 Agustus 2017. 

"Kerjasama ini dilakukan dengan Bank BNI untuk mempermudah para TKI melakukan pembayaran iuran melalui Kartu Pekerja Indonesia (KPI) yang juga merupakan hasil kerjasama antara Bank BNI dengan BNP2TKI," ujar Ilyas di Kantor Pusat BNI, Jakarta, Senin (7/8/2017).

(Baca: BPJS Ketenagakerjaan Susun Program Perlindungan untuk TKI)

Ilyas menuturkan, jaminan sosial yang diterbitkan terdiri atas Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang mana keduanya wajib dimilik oleh para TKI. Sementara, program Jaminan Hari Tua (JHT) merupakan program yang dipilih secara sukarela untuk menjadi bekal tabungan hari tua para TKI yang terkumpul dari iuran semasa mereka bekerja.

"Fasilitas ini diharapkan dapat mempermudah pembayaran iuran, khususnya bagi TKI yang terdaftar dalam program JHT, dimana iurannya dibayarkan setiap bulan selama masa kepesertaan berlangsung. Para TKI dapat dengan mudah mengakses informasi maupun pembayaran iuran di kanal-kanal yang dimiliki Bank BNI," jelas dia. 

Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan dan Transaksional Perbankan BNI Adi Sulistyowati menambahkan, Kartu Pekerja Indonesia yang diterbitkan bisa digunakan sebagai kartu debit.  Sehingga, para TKI bisa melakukan transaksi mengirim uang dengan mudah ke sanak saudara di kampung halaman.

"BNI siap karena kita sudah bangun layanan terpadu, kita sudah mulai di Singapura dan Hongkong, saat ini yang menggunakan ini (KPI). Ini kartu berbasis debit baik untuk transaksi di dalam negeri maupun luar negeri. TKI sebelum berangkat kita bukakan rekening, sehingga ketika gaji masuk, kita bisa potong (untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan)," pungkas dia. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Manusia sebagai Makhluk Ekonomi dan Faktor yang Memengaruhinya

Earn Smart
Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Pinggir Batam Digadang Lebih Besar dari Tanjung Priok

Whats New
Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Sepanjang 2021, Bappebti Sudah Memblokir 92 Domain Binary Option

Whats New
Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai, Menhub: Protokol Kesehatan Harus Ketat

Whats New
Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Mengenal Binary Option, Cara Kerja dan Legalitasnya

Whats New
Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Menpan RB Larang Semua Instansi Pemerintah Rekrut Honorer

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Jokowi Kesal, RI Tekor Rp 7 Triliun Setahun Gara-gara Impor LPG

Jokowi Kesal, RI Tekor Rp 7 Triliun Setahun Gara-gara Impor LPG

Whats New
Waspada Skema Ponzi, OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto

Waspada Skema Ponzi, OJK Larang Lembaga Jasa Keuangan Fasilitasi Perdagangan Kripto

Whats New
Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS Hari Ini di CIMB Niaga hingga BRI

Simak Kurs Rupiah terhadap Dollar AS Hari Ini di CIMB Niaga hingga BRI

Whats New
Nasib Suram Investor Bukalapak, Sahamnya Terus-terusan Anjlok

Nasib Suram Investor Bukalapak, Sahamnya Terus-terusan Anjlok

Spend Smart
Kelangkaan: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Faktor Penyebabnya

Kelangkaan: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis dan Faktor Penyebabnya

Earn Smart
Naik Rp 3.000 per Gram, Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Naik Rp 3.000 per Gram, Simak Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Dana Pemulihan Covid-19 untuk Proyek Ibu Kota Baru Jadi Polemik

Dana Pemulihan Covid-19 untuk Proyek Ibu Kota Baru Jadi Polemik

Whats New
Daftar Tarif Listrik 2022: Beda Harga Listrik Subsidi dan Non-subsidi

Daftar Tarif Listrik 2022: Beda Harga Listrik Subsidi dan Non-subsidi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.