Pesawat Tanpa Pilot Bisa Bikin Maskapai Irit, tetapi....

Kompas.com - 09/08/2017, 06:23 WIB
Ilustrasi pesawat rebelcircus.comIlustrasi pesawat
|
EditorAprillia Ika

LONDON, KOMPAS.com - Industri penerbangan bisa melakukan penghematan sebesar 35 miliar dollar AS per tahun dengan menggunakan pesawat tanpa pilot.

Hal ini berdasarkan laporan terbaru yang dirilis UBS. Akan tetapi, laporan yang sama juga menyebut bahwa hanya ada 17 persen penumpang yang mau terbang dengan pesawat tanpa pilot.

Menurut UBS, teknologi operasi pesawat yang dikemudikan dengan remote kontrol dapat muncul pada tahun 2025.

Kemajuan yang kemudian muncul sebelum tahun 2030 dapat berdampak pada jet bisnis dan helikopter. Kemudian, akhirnya muncullah pesawat komersial tanpa pilot.

"Teknologi yang dikembangkan saat ini akan memungkinkan pesawat membantu pilot dalam semua fase penerbangan, tidak melibatkan pilot dalam kontrol manual dan sistem operasi pada segala situasi," tulis UBS dalam laporannya seperti dikutip dari CNN Money, Selasa (8/8/2017).

(Baca: Melihat Lebih Dekat Pesawat R80 Rancangan BJ Habibie)

 

Saat ini, pesawat komersial sudah mendarat dengan bantuan komputer yang terpasang di kokpit. Pilot pun secara rata-rata hanya menerbangkan pesawat secara manual dalam beberapa menit.

Namun, berlebalikan dengan keyakinan yang ada saat ini, pesawat tak terbang dengan sendirinya walaupun dalam mode autopilot.

Pilot terus memonitor dan menyesuaikan sistem dan navigasi pesawat, berkomunikasi dengan pengendali lalu lintas udara, serta mempersiapkan fase penerbangan berikutnya.

Para analis UBS menyatakan transisi ke penggunaan pesawat tanpa pilot kemungkinan baru akan terjadi dalam beberapa tahun mendatang.

Pesawat-pesawat kargo diprediksi akan lebih dahulu menggunakan teknologi tersebut, sementara pesawat komersial yang terakhir.

"Jumlah pilot yang dibutuhkan untuk setiap penerbangan dapat berkurang," tulis UBS.

Pergeseran ini memiliki potensi dalam penghematan industri penerbangan. Maskapai biasanya mempekerjakan 10 pilot per pesawat. 

Kompas TV Seorang pilot perempuan asal Afghanistan akan mencetak rekor dunia menjadi pilot perempuan termuda yang akan menyelesaikan perjalanan keliling dunia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X