Selangkah Lagi, Negara Kaya Minyak Venezuela Menuju Default

Kompas.com - 09/08/2017, 11:00 WIB
Pasukan keamanan menembakkan gas air mata ke arah demonstran anti-pemerintah di Caracas, Venezuela, Rabu (19/4/2017). Awalnya unjuk rasa damai, lalu rusuh sehingga tiga orang tewas hari itu.
Associated PressPasukan keamanan menembakkan gas air mata ke arah demonstran anti-pemerintah di Caracas, Venezuela, Rabu (19/4/2017). Awalnya unjuk rasa damai, lalu rusuh sehingga tiga orang tewas hari itu.
EditorAprillia Ika

CARACAS, KOMPAS.com - Utang Venezuela kian menumpuk. Per Senin (7/8/2017), nilai utang negara ini mencapai 251 juta dollar AS kepada pemegang saham.

Pembayaran ini segera harus dilakukan setelah pada pekan lalu Venezuela mengalami banyak hal penting.

Sebut saja: Jaksa Agung diturunkan dari jabatannya, dan sebagai gantinya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro menunjuk pihak-pihak yang menjadi tangan kanannya. Tak hanya itu, pihak militer mengalami bentrokan dengan para pengunjuk rasa.

(Baca: Venezuela Selangkah Menuju Default, Pelajaran Apa yang Kita Petik?)

Para pengamat menilai, Venezuela akan melakukan pembayaran kepada pemegang obligasi. Hanya saja, negara ini memiliki utang jatuh tempo lainnya dalam waktu dekat.

Kemungkinan Venezuela mengalami gagal bayar alias default sangat besar jika perekonomian negara ini belum juga membaik dan Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru terhadap Venezuela. 

(Baca: Venezuela Akan Jadi Negara Produsen Minyak Pertama yang Gagal Total)

"Negara ini (Venezuela) sudah hancur dan gagal bayar sudah di depan mata. Sanksi atas minyak kemungkinan akan segera diberlakukan sehingga mempercepat terjadinya default," papar Siobhan Morden, pengamat obligasi Amerika Latin di Nomura Holdings kepada CNN Money.

Seperti yang diketahui, pemerintahan Donald Trump memberlakukan sanksi terhadap Presiden Maduro menyusul klaim kemenangannya pada voting yang berlangsung 30 Juli lalu.

Mayoritas negara di dunia menyangkal hasil voting tersebut dan mengatakan Mahkamah Konstitusi yang baru menandakan era kepemimpinan diktator.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X