Tips agar Terhindar dari Tipu-Tipu Promo Umrah Murah

Kompas.com - 11/08/2017, 07:04 WIB
Jutaan warga Muslim dari berbagai penjuru dunia menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (11/2/2015) dini hari waktu setempat. Di antara jemaah umrah yang menuju Mekkah dan Madinah, jemaah asal Indonesia termasuk salah satu yang mendominasi.
KOMPAS/ADI PRINANTYO Jutaan warga Muslim dari berbagai penjuru dunia menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (11/2/2015) dini hari waktu setempat. Di antara jemaah umrah yang menuju Mekkah dan Madinah, jemaah asal Indonesia termasuk salah satu yang mendominasi.

TANGERANG, KOMPAS.com - Siapa yang tak ingin pergi umrah dengan biaya super murah? Setiap jemaah pasti menginginkannya, bukan?

Namun, cobalah untuk selalu hati-hati dan jeli pada hal-hal berbau "murah". Sebab bisa jadi promo biaya umrah super murah merupakan praktik penipuan.

Coba tengok kasus agen perjalanan PT First Anugerah Karya Wisata ( First Travel). Ribuan calon jemaah yang sudah membayar biaya umrah super murah justru tak bisa berangkat menjalankan ibadah umrah ke tanah suci.

Sudah selayaknya kasus yang terjadi kepada ribuan calon jemaah umrah yang mendaftar melalui biro perjalanan yang diduga melakukan penipuan itu jadi pelajaran berharga.

Nah, Asosiasi Penyelenggara Haji Umroh dan In-Bound Indonesia (Asphurindo) memberikan beberapa tips agar calon jemaah umrah terhindar dari praktik penipuan yang memanfatkan promo umrah murah.

(Baca: Utak Atik Biaya Umrah Murah)

 

1. Skeptis

Mulailah dari meragukan setiap tawaran promo umrah murah yang datang. Apalagi, bila biaya yang ditawarkan jauh lebih murah dari biaya wajar berangkat umrah sekitar Rp 20 juta-an.

"Jangan langsung percaya promo umrah itu (super murah) deh," ujar Ketua Asphurindo Syam Resfiadi di Tangerang, Kamis (10/8/2017).

Bila ada biro perjalanan menawarkan biaya umrah di bawah batas wajar, maka teliti lebih dulu komponen harga apa saja yang membuat biaya umrah bisa lebih murah.

Misalnya harga tiket pesawat, biaya penginapan, transportasi dan sebagainya.  Pastikan biaya umrah tetap wajar dan masuk akal. Bila sudah tidak masuk akal, maka pilihan terbaik adalah menolaknya.

2. Hindari Tawaran Individu

Tawaran pergi umrah dengan biaya murah bisa datang dari mana saja. Termasuk tetangga, rekan kerja, atau bahkan keluarga. Namun cobalah untuk menghindari promo individu secara door to door semacam ini.

Halaman:


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorAprillia Ika

Close Ads X