Venezuela Selangkah Menuju Default, Pelajaran Apa yang Kita Petik?

Kompas.com - 11/08/2017, 13:30 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

Apa penyebab umum default suatu negara?

Dalam kasus-kasus default suatu negara di masa lalu terdapat beberapa faktor yang menyebabkan default tersebut.

Misal, menurunnya nilai mata uang nasional terhadap mata uang asing. Ini terjadi di Meksiko pada tahun 1994. Pada saat itu, Meksiko mengalami default karena menurunnya nilai mata uang Peso terhadap dolar Amerika Serikat.

Sedangkan di saat yang sama, mereka harus membayar utangnya dengan mata uang dolar Amerika Serikat.

Penyebab lainnya, negara hanya mengandalkan satu sumber penghasilan untuk menyokong APBN-nya. Seperti halnya Venezuela yang hanya mengandalkan minyak, sehingga rentan akan akibat penurunan harga minyak.

Selain itu, adanya mis-match antara sumber pendanaan negara yang bersifat jangka pendek, namun digunakan untuk mendanai kebutuhan yang return-nya bersifat jangka panjang. Misal, mendanai pembangunan infrastruktur.

Begitupula dengan pinjaman yang digunakan untuk tujuan yang tidak produktif sehingga pada akhirnya menyulitkan negara untuk menghasilkan pendapatan yang nantinya akan digunakan untuk membayar hutang.

Apa yang terjadi pasca-default?

Giovanni memaparkan, default negara dengan default entitas privat memiliki implikasi yang sedikit berbeda.

Sebagai contoh di Indonesia untuk default pada perusahaan ada lembaga pengadilan niaga yang bisa memaksakan likuidasi asset perusahaan untuk dibayarkan kepada Kreditor.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.