Ingat, Mulai Oktober 2017 Bayar Tol Hanya Pakai Uang Elektronik

Kompas.com - 15/08/2017, 16:16 WIB
Gerbang Tol Cikarang Utama menjelang puncak arus balik, Jumat (30/6/2017). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARGerbang Tol Cikarang Utama menjelang puncak arus balik, Jumat (30/6/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Mulai 1 Oktober 2017, pembayaran di gerbang tol seluruhnya dilakukan secara non tunai dengan menggunakan uang elektronik.

Segala persiapan telah dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dan perbankan.

Deputi Gubernur BI Sugeng menjelaskan, penerapan ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Pada April 2016 lalu, Presiden menyatakan bahwa transaksi di jalan tol harus bebas antrian.

"Presiden telah memberikan arahan yang tegas dan jelas pada bulan April 2016 terkait transaksi pembayaran di jalan tol agar antrian di gerbang tol dihilangkan," jelas Sugeng dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/8/2017).

(Baca: BI Buka Pembayaran Tol untuk BCA)

Presiden pun mengungkapkan, semua transaksi dilakukan dengan aplikasi-aplikasi sensosik. Selanjutnya, aplikasi tersebut nantinya dihubungkan dengan akun di bank.

Pada periode Lebaran lalu pun telah dilakukan uji coba pembayaran tol dengan transaksi non tunai. Hasilnya, pangsa transaksi non tunai di jalan tol meningkat signifikan dari 16,4 persen di Januari 2016 menjadi 28 persen pada Juni 2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nilai transaksi non tunai di jalan tol turun meningkat pesat antara 90 sampai 100 persen pada periode yang sama," ujar Sugeng.

Selain itu, penetrasi transaksi non tunai di jalan tol area Jabodetabek menjadi 33 persen di bulan Juni 2017.

Saat ini, di gerbang tol terdapat dua jenis lokat pembayaran, yakni gerbang tol otomatis (GTO) dan manual.

Gerbang tol manual pun saat ini telah menerima pembayaran baik secara non tunai maupun tunai. (Baca: Semua Gerbang Tol Akan Gunakan Transaksi Elektronik, Bank Mandiri Siap)

Oleh sebab itu, gerbang tol manual tersebut dinamakan gerbang tol hibrid. Namun, mulai Oktober 2017 mendatang, gerbang tol hibrid hanya melayani transaksi secara non tunai.

Kompas TV Hari Terakhir Libur Lebaran, Tol Brebes Timur Lengang



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Whats New
Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Puncak BBI Berjalan Lancar, Telkom Hadirkan Beragam Dukungan Ekosistem Digital di Flobamora

Rilis
Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Riset NielsenIQ: Tingkat Konsumsi Naik, Tren Pemulihan di Tengah Pembatasan Sosial

Whats New
Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Bank Dunia Rekomendasikan Indonesia Naikkan Tarif Cukai Rokok Untuk Dongkrak Pendapatan Negara

Whats New
Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Ini Strategi Indonesia Hadapi Isu Transisi Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Rilis
Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Program Padat Karya Bidang Jalan dan Jembatan Serap 273.603 Tenaga Kerja

Rilis
Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Tips Berbisnis Bagi Pemula Ala Bos Grab Indonesia

Whats New
Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Prudential Kukuhkan 40 Calon Pengusaha yang Ikut Program Kewirausahaan

Rilis
 Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Mata Uang Kripto adalah Uang Digital, Begini Cara Kerjanya

Whats New
Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Hati-hati, Ini Konflik Pembagian Harta Warisan yang Rawan Terjadi

Whats New
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Guru Besar IPB: Bisa Bantu Perbaikan Data Pertanian

Rilis
Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Demi Mobil Listrik, Luhut Resmikan Smelter Nikel Senilai Rp 14 Triliun di Pulau Obi

Whats New
Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Kasus Covid Melonjak, Konvensi Luar Biasa Kadin Tak Mendapat Izin

Whats New
Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Usia Perusahaan Masih Muda, DANA Belum Mau IPO

Whats New
Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Lima Upaya Kemenaker Hapus Bentuk-bentuk Pekerja Anak

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X