17 Area PLN Disjaya Resmikan "Command Center"

Kompas.com - 17/08/2017, 11:46 WIB
Ilustrasi listrikShutterstock Ilustrasi listrik

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) beserta 17 kantor area PLN Disjaya serentakan meresmikan Command Center. Ini adalah layanan terintegrasi lintas batas.

Bertempat di Kantor Induk PLN Disjaya Gambir, Command Center ini mengintegrasikan 30 posko yang tersebar di seluruh wilayah kerja PLN Disjaya.

General Manager Distribusi PLN Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan Asaad menjelaskan, pembentukan inovasi ini dilakukan untuk menghilangkan pengkotak-kotakan wilayah operasi para petugas pelayanan di posko-posko tersebut.

Sehingga para petugas dapat melayani seluruh pelanggan di wilayah PLN Disjaya tanpa terpisah batas wilayah kerja posko masing-masing.

(Baca: Pastikan Tak Ada Kenaikan, PLN Justru Sebut Ada Penurunan Tarif Dasar Listrik)

 

Inovasi ini diciptakan untuk mengoptimalkan pekerjaan serta membagi beban kerja para petugas agar tidak ada ketimpangan beban kerja antar petugas posko.

“Inovasi Command Center ini dibuat agar para petugas dapat saling membantu, supaya pekerjaan lebih optimal. Harapannya, pekerjaan dengan beban yang berat dapat diselesaikan dengan lebih cepat," imbuh Ikhsan dalam pernyataan resmi, Kamis (17/8/2017).

Kehadiran Command Center ini didukung aplikasi-aplikasi yang mempermudah kerja dan pengawasan pelayanan.

Aplikasi tersebut dapat diakses secara mobile melalui smartphone operasional yang diberikan kepada para petugas pelayanan dan terhubung dengan sistem PLN yang telah terintegrasi.

Aplikasi-aplikasi tersebut antara lain aplikasi pencatatan meter, penyambungan (pasang baru dan/atau perubahan daya), pembongkaran, pemeliharaan, pelayanan teknik, pemutusan, Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL), dan perencanaan jaringan.

Command Center yang telah beroperasi sejak tanggal 1 Agustus 2017 ini juga merupakan salah satu upaya PLN Distribusi Jakarta Raya dalam mengamankan pasokan dan keandalan listrik, terutama di titik-titik krusial seremoni kenegaraan.

Tiga titik utama yang diamankan pasokan dan keandalannya adalah Gedung DPR/MPR RI, Taman Makam Pahlawan Kalibata, dan Istana Negara.

Kompas TV 17 Agustus, Tarif KRL Jabodetabek Gratis!

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorAprillia Ika

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X