Pertumbuhan Melambat, Sarinah Lakukan Hal Ini...

Kompas.com - 17/08/2017, 17:08 WIB
Sarinah Departement Store Lantai 3 menawarkan koleksi batik, Jumat (3/3/2017). KOMPAS.com/Anggita MuslimahSarinah Departement Store Lantai 3 menawarkan koleksi batik, Jumat (3/3/2017).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Pertumbuhan industri ritel melambat akibat menurunnya daya beli masyarakat. Hal serupa juga dialami oleh PT Sarinah (Persero).

"Kami dari Sarinah tentu sebagai peretail nasional, alhamdulillah secara makro industri retail, sekarang kami masih bisa membukukan suatu pertumbuhan yang cukup baik. Walaupun tidak besar dan sesuai rencana kami," kata GNP Sugiarta Yasa, Direktur Utama PT Sarinah, saat ditemui wartawan, di Kantor BUMN, Jakarta Pusat, Kamis (17/8/2017).

Sugiarta mengakui meski perseroan mengalami kesulitan pihaknya optimistis tetap dapat tumbuh. Diperkirakan pertumbuhan bisnis hanya sekitar 8 persen. Padahal, biasanya pertumbuhan perseroan mencapai 15-20 persen.

"Kalau industri retail, kalau kami lihat dari laporan yang ada dari asosiasi itu tumbuhnya memang di bawah 2 digit, 5 sampai 7 persen," kata Sugiarta.

Dia mengakui, perseroan harus berupaya keras untuk menarik kembali para konsumennya.

Menurut dia, perlu kreatifitas dan inovasi dengan tidak menghilangkan ciri khas Sarinah sebagai etalase produk-produk Indonesia. Perseroan akan terus mengeksplor produk kerajinan tangan, dekorasi rumah, fashion batik yang menjadi ciri khas Sarinah.

"Sehingga betul-betul masyarakat melihat bahwa Sarinah dapat menyajikan produk-produk Indonesia yang berkualitas, baik untuk kebutuhan dalam negeri ataupun kami ekspor," kata Sugiarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X