Tahun Depan, Dana Desa Diprioritaskan untuk Optimalisasi Potensi Desa

Kompas.com - 19/08/2017, 17:52 WIB
Diskusi Polemik Sindo Trijaya bertajuk Dana Desa Untuk Siapa? di restoran Warunh Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8/2017) KOMPAS.com/AMBARANIE NADIADiskusi Polemik Sindo Trijaya bertajuk Dana Desa Untuk Siapa? di restoran Warunh Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8/2017)
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT) Taufik Madjid mengatakan, dana desa pada tahun 2018 akan lebih dialokasikan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Diharapkan, hal ini dapat menggerakkan denyut perekonomian masyarakat desa. "Kami sudah menggariskan untuk (anggaran) tahun 2018 ada pendalaman program di bidang pemberdayaan. Jadi tidak hanya pembangunan infrastruktur, tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat," kata Taufik, dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (19/8/2017).

Contohnya dengan memberi penyertaan modal bagi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan sektor-sektor ekonomi lainnya yang berkembang di desa tersebut. Taufik meyakini, hal ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di desa tersebut.

Ia menjelaskan, pada periode 2015-2016, prioritas alokasi dana desa adalah pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan desa, pembangunan mandi cuci kakus (MCK), dan pembangunan rumah sakit.

Jumlah dana desa yang disalurkan pemerintah pada APBN 2017 sebesar Rp 60 triliun. Jumlah yang sama juga diusulkan pada RAPBN 2018.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X