16 Tahun Perang di Afghanistan, Berapa Biaya yang Dikeluarkan AS?

Kompas.com - 22/08/2017, 14:00 WIB
Militer AS berbaris pada November 2015. Pihak berwenang mengatakan dua warga Afghanistan yang ikut pelatihan di AS hilang. ReutersMiliter AS berbaris pada November 2015. Pihak berwenang mengatakan dua warga Afghanistan yang ikut pelatihan di AS hilang.
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Sudah 16 tahun Amerika Serikat menjalankan perang dan operasi militer di Afghanistan. Namun, hingga saat ini belum terlihat tanda berakhirnya aktivitas militer AS di sana.

Presiden AS Donald Trump dikabarkan bakal mengumumkan strateginya terkait operasi militer di Afghanistan, Senin (21/8/2017) malam waktu setempat atau Selasa (22/8/2017) waktu Indonesia.

Namun, perlu diketahui pula, kegiatan militer AS di Afghanistan selama 16 tahun sudah menyerap biaya besar.

Mengutip CNN Money, diestimasikan AS menghabiskan dana triliunan dollar AS selama 16 tahun melakukan aktivitas militer di Afghanistan. Biaya ini diukur berdasarkan berbagai macam faktor.

(Baca: Jika AS dan Korut Perang, Bagaimana Perekonomian Indonesia?)

Neta Crawford, direktur Cost of Wars Project di Brown University, mengesrimasikan total biaya perang di Irak, Afghanistan, dan Pakistan sejak 2001 mencapai 5 triliun dollar AS.

Dari angka tersebut, sekitar 2 triliun dollar AS dialokasikan untuk perang di Afghanistan.

Angka 2 triliun dollar AS tersebut pun tak termasuk biaya yang harus dikeluarkan di masa mendatang oleh Departemen Veteran AS terkait dengan Afghanistan.

Pun tak termasuk uang yang harus dibayar oleh negara bagian atau pemerintah lokal guna memberikan pelayanan bagi veteran yang kembali dari perang.

Berbagai estimasi biaya perang AS muncul lantaran tak ada pengukuran yang jelas dan seragam terkait uang yang dihabiskan untuk perang maupun uang yang dialokasikan atau dihitung oleh Gedung Putih maupun Kongres.

Sejarah mencatat, berbagai perang yang dijalankan AS dibiayai oleh pajak. Namun, pada masa pemerintahan Presiden George W Bush, pajak malah dipangkas.

Akan tetapi, dari semua biaya yang diestimasikan maupun yang benar-benar dikeluarkan, tidak ada biaya yang bisa menandingi biaya perang yang sesungguhnya, yakni hilangnya nyawa dari semua sisi.

Selain itu, perlu diingat pula disabilitas fisik dan psikologis yang diderita korban perang, baik sipil maupun militer. 

Kompas TV Seorang pilot perempuan asal Afghanistan akan mencetak rekor dunia menjadi pilot perempuan termuda yang akan menyelesaikan perjalanan keliling dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X