Kegiatan Investasi Ilegal UN Swissindo Dihentikan

Kompas.com - 24/08/2017, 11:52 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Satgas Waspada Investasi meminta United Nation World Trust International Orbit (UN Swissindo) untuk menghentikan semua kegiatannya.

Pasalnya, UN Swissindo tidak memiliki izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Baca: Polisi: Ratusan Warga Pati Jadi Korban Penipuan Investasi UN Swisindo)

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, Satgas Waspada Investasi bersama Bareskrim Polri dan Bank Indonesia (BI), pada Rabu (23/8/2017) telah memanggil pimpinan UN Swissindo, Sugihartono atau yang dikenal dengan Sugihartonotonegoro alias Sino.

Dalam pertemuan tersebut, Sino telah menandatangani surat pernyataan yang berisi UN Swissindo menghentikan kegiatan yang selama ini telah dilakukan terkait penawaran pelunasan utang kepada masyarakat dan pemberian voucher human obligation VM1.

"Saudara Sino selaku pimpinan UN Swissindo meminta maaf atas segala tindakan yang telah dilakukan yang mengakibatkan keresahan pada masyarakat dan sektor jasa keuangan dan yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatannya kembali," kata Tongam dalam pernyataan resmi, Kamis (23/8/2017).

Berdasarkan hal tersebut, Sino meminta kepada seluruh pimpinan UN Swissindo dan masyarakat agar berhati-hati apabila ada penawaran sejenis yang mengatasnamakan UN Swissindo.

Menurut Tongam, UN Swissindo selama ini telah beroperasi di beberapa daerah dan mengaku sebagai lembaga dunia yang bisa mengeluarkan surat pelunasan utang masyarakat kepada lembaga jasa keuangan. Selain itu, lembaga ini memberikan voucher kepada masyarakat untuk mengambil uang sebesar 1.200 dollar AS atau Rp 15,6 juta di Bank Mandiri.

“Kegiatan yang dilakukan oleh UN Swissindo tersebut tidak benar, karena surat pelunasan yang diterbitkan tidak diakui oleh lembaga jasa keuangan dan voucher yang diberikan juga tidak dapat dicairkan di Bank Mandiri,” tutur Tongam.

Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada seluruh pimpinan UN Swissindo untuk menghentikan kegiatannya dan meminta masyarakat agar tidak mengikuti kegiatan UN Swissindo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X