CSR Pertamina EP Asset 3 Sasar Penanggulangan HIV-AIDS

Kompas.com - 24/08/2017, 19:00 WIB
Kompas TV Fahri Kritik Ahok Soal Pembangunan Pakai Dana CSR
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

“Saya berharap sukarelawan Wapa Pantura bisa ikut mengajak seluruh warga memeriksakan daerahnya ke puskesmas atau rumah sakit mengingat banyak orang yang masih enggan memeriksa darahnya untuk tes HIV/AIDS,” ujarnya.

Menurut Komir, dengan memeriskakan darah bisa mendeketsi secara akurat serjauh mana penyebaran HIV/ADIS di wilayahnya. Hal ini sekaligus bisa mencegah dan menekan risiko penularan HIV/AIDS.

“Penyakit ini belum ada obatnya sehingga lebih baik mecegah daripada mengobati,” kata Komir yang juga Ketua PMI Kabupaten Subang.

Hasan Sodikin, Wakil Ketua Wapa Pantura Subang, mengatakan pembentukan Wapa Pantura untuk menekan penyebaran penyakit ini terutama di Kecamatan Sukasari dan sekitarnya sekaligus membebaskan wilayah tersebut dari virus mematikan itu.

Menurut dia, pembentukan Wapa Pantura berawal dari keprihatinan banyaknya ODHA di Kabupten Subang. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Subang, penderita HIV di wilayah ini  hingga saat ini ada 1.564 kasus.

“Karena itu kami  merasa perlu ambil bagian dalam permasalahan ini sehingga pembentukan Wapa Pantura bisa ikut meneekan risiko penuaran HIV/AIDS di desa ini dan Subang pada umumnya,” katanya.

Pada peluncuran Wapa Pantura Desa Sukareja, relawan melakukan pengecekan darah kepada 500 warga desa tersebut. Komir  dan  Pertamina EP Field Manager Armand Mel Hukum juga ikut dalam tes HIV tersebut.

“Dari pemeriskaan ada satu orang yang terindikasi satu orang terkena HIV,” ujar Agnes Dwi Jayani, Koordinator Community Development Officer Pertamina EP Subang Field.

Menurut Agnes, Wapa Pantura adalah program yang berkelanjutan. Dalam jangka pendek, Pertamina EP Field Subang melakukan sosialisasi penaggulangan HIV/ADIS melalui kampanye penanggulangan penularan HIV/AIDS dari anak, remaja, ibu rumah tangga dan lansia.

“Kami juga membentuk kilinik HIV/AIDS di Patok Beusi,” katanya.

Strategi berikutnya, tambah Agnes, Pertamina EP Fiels Subang akan membantu penyiapan otlet untuk kelompok wirausaha Apa dan Odha yang akan menampung produk Odha atau masyarakat.

Sebanyak 10 persen dana dari penjualan produk di outlet tersebut akan disumbangkan untuk kegiatan HIV/AIDA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan Naik Jadi Rp 9,9 Juta

Upah PMI Sektor Domestik di Taiwan Naik Jadi Rp 9,9 Juta

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10,6 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10,6 Triliun dari Lelang Sukuk Negara

Whats New
Daftar Limit Transfer BCA Lengkap

Daftar Limit Transfer BCA Lengkap

Spend Smart
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.870,5 per Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.870,5 per Dollar AS

Whats New
Dirut PLN Ungkap Adanya Potensi Krisis Pasokan Batu Bara

Dirut PLN Ungkap Adanya Potensi Krisis Pasokan Batu Bara

Whats New
BKN Sebut ASN RI Lebih dari 4,3 Juta, Tapi Jumlah Perempuan Jadi Pimpinan Masih Minim

BKN Sebut ASN RI Lebih dari 4,3 Juta, Tapi Jumlah Perempuan Jadi Pimpinan Masih Minim

Whats New
Turun 9,55 Persen, Laba Bersih Lippo Cikarang Rp 222,5 Miliar di Semester I-2022

Turun 9,55 Persen, Laba Bersih Lippo Cikarang Rp 222,5 Miliar di Semester I-2022

Rilis
Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Reli Berakhir, IHSG Ditutup di Zona Merah Hari Ini

Whats New
Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Bos Indofood Bantah Kabar soal Harga Mi Instan Bakal Naik 3 Kali Lipat

Whats New
OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

OJK: Sampai Saat Ini Belum Ada Rencana untuk Normalisasi Jam Perdagangan Bursa

Whats New
Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Mengenal Tugas CEO dan Tanggung Jawabnya dalam Perusahaan

Whats New
Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Beda Pendapat dengan Mentan, Mendag Sebut Harga Mi Instan Tidak Akan Naik 3 Kali Lipat

Whats New
Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Inflasi Pangan Tembus 10 Persen, Gubernur BI: Harusnya Tidak Boleh Lebih dari 5-6 Persen

Whats New
Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

Atasi Sampah Organik, Bank DBS Indonesia dan Kebun Kumara Hadirkan Layanan Kompos Kolektif

BrandzView
Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Lakukan Transformasi Bisnis, Produk Bebas Asap Philip Morris Tersedia di 70 Pasar

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.