Dirut BRI Ancam Pecat Karyawan yang Terlibat Jual Beli Data Nasabah

Kompas.com - 25/08/2017, 18:23 WIB
Ilustrasi rekening bank. ShutterstockIlustrasi rekening bank.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Suprajarto mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada karyawannya yang terlibat jual beli data nasabah.

"Ya (harus) keluar, dipecat," ujarnya usai acara penandatangan perjanjian kerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Jumat (25/8/2017).

Ia meyakini, kasus jual beli data nasabah yang dibongkar oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pasti melibatkan orang internal bank. Sebab data awal nasabah itu pasti dimiliki oleh bank, bukan pihak lain.

Meski begitu, BRI memastikan pihaknya sudah melakukan pengawasan internal kepada para karyawannya. Diharapkan dengan begitu tak ada potensi data nasabah diserahkan kepada pihak lain.

"Kalau soal jaminan kan masalah teknologi dan masalah orang, jadi kami enggak bisa jamin 100 persen, tapi kami akan berupaya semaksimal mungkin agar data nasabah itu enggak ke mana-mana," kata Suprajarto.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri akan mendalami peran pihak bank dalam jual beli data nasabah yang dilakukan tersangka berinisial C.

Tersangka C mengumpulkan data nasabah dari marketing bank dan marketing institusi keuangan lainnya.

"Kami dalami itu, karena kami tahu itu (dana nasabah) adalah satu hal yang dirahasiakan," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta.

"Mereka berkomplot untuk saling menukar informasi ini dan juga diperjualbelikan," sambung dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X