Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mendag Enggan Naikkan Harga Eceran Tertinggi Gula Pasir

Kompas.com - 30/08/2017, 20:15 WIB
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita menegaskan pihaknya tidak akan menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) gula pasir yang sudah ditetapkan sebesar Rp 12.500 per kilogram.

Hal ini menyusul adanya tuntutan dari kalangan petani tebu yang meminta HET gula pasir dinaikan menjadi Rp 14.000 per kilogram, karena biaya produksi gula pasir sudah mencapai Rp 10.600 per kilogram.

Mendag menjelaskan, berdasarkan perhitungan Kementerian Perdangan (Kemendag), biaya produksi gula pasir untuk pelaku usaha swasta masih di kisaran Rp 6.000 per kilogram dengan catatan pabrik tersebut memiliki lahan perkebunan tebu pribadi.

"Rp 8.000 per kilogram maksimal production costnya. Untuk yang mengolah raw sugar dan diolah menjadi gula kristal putih Rp 8.000 sampai Rp 8.500 per kilogram," ujar Mendag di Plaza Indonesia, Rabu (30/8/2017).

Dengan demikian, Mendag melihat, penetapan HET gula pasir sebesar Rp 12.500 yang ditetapkan pemerintah sudah sesuai dengan fakta di lapangan dengan mempertimbangkan ongkos produksi pabrik maupun keuntungan petani tebu.

Menurutnya, dalam mendukung HET gula pasir yang ditetapkan pemerintah, para pelaku industri termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengolahan gula pasir perlu melakukan revitalisasi pabrik agar efisien dalam produksi gula pasir.

"Sekarang apakah karena ketidakefisienan pabrik gula BUMN maka rakyat yang harus berkorban. Kalau itu dinaikkan (HET), rakyat yang harus menanggung beban. Apakah adil 258 juta rakyat Indonesia harus menanggung ketidakefisienan pabrik gula? Enggak adil," tegas Mendag.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+