Menkominfo Santai Tanggapi Kabar Hancurnya Satelit Telkom 1

Kompas.com - 31/08/2017, 18:22 WIB
Menkominfo Rudiantara saat menyelenggarakan konferensi pers mengenai pemulihan layanan akibat terganggunya satelit Telkom 1, di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaMenkominfo Rudiantara saat menyelenggarakan konferensi pers mengenai pemulihan layanan akibat terganggunya satelit Telkom 1, di Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (30/8/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menanggapi santai kabar santer hancurnya Satelit Telkom 1 hingga berkeping-keping.

Rudiantara mengatakan, hal itu bukan menjadi urusan dari pemerintah.

"Itu kan urusannya bisnis, urusannya Telkom dengan Locheed Martin (pabrikan satelit) dan pasar," ujarnya di Kantor Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (31/8/2017).

Menurutnya, pemerintah lebih fokus menyelamatkan posisi slot satelit milik Telkom 1 yang kosong. Pemerintah tak ingin slot satelit untuk Indonesia itu justru ditempati oleh satelit milik negara lain.

(Baca: Satelit Telkom 1 Dikabarkan Pecah Berkeping-keping)

"Ini kan ibarat lapangan parkir. Lah kalau lahan parkir kosong terus ada yang tiba-tiba masukin gimana? Itu yang kami amankan," kata Rudiantara.

Sebelumnya, satu teleskop milik perusahaan yang memantau objek geostationer Bumi yang berbasis di Amerika Serikat, ExoAnalytic Solutions menangkap debris (serpihan) satelit yang diduga berasal dari Telkom 1.

ExoAnalytic menggunakan algoritma untuk me-review data dari 165 teleskop optik yang tersebar di penjuru Bumi.

(Baca: Gantikan Telkom 1, Satelit Telkom 4 Akan Diluncurkan Agustus 2018 )

Algoritma tersebut mencari kejadian anomali satelit. Vice President Corprorate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Locheed Martin untuk memantau perkembangan Telkom 1.

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X