Antisipasi Kepadatan, Disiapkan Sistem "Contra Flow" di Tol Cikampek

Kompas.com - 03/09/2017, 12:31 WIB
Kepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan. KOMPAS/RIZA FATHONIKepadatan Tol Cikampek - Suasana kepadatan arus lalu lintas jalan tol Cikampek di kawasan Bekasi Barat, Jawa Barat, Senin (17/7/2017). Keberlangsungan tiga proyek sekaligus di ruas tol tersebut, yaitu proyek LRT, pengembangan tol susun Cikampek dan kereta cepat mengakibatkan arus lalu lintas semakin padat. Masyarakat pengguna tol Cikampek dihimbau untuk menggunakan transportasi umum atau menggunakan jalan arteri sebagai jalur alternatif agar tidak terjebak dalam kemacetan.
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

CIKARANG, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan rekayasa lalu lintas lawan arus atau sistem contra flow di jalan tol Cikampek. Hal ini dilakukan, untuk mengantisipasi jika terjadinya kemacetan di jalan tol tersebut saat libur Idul Adha 2017. 

Sekretaris Jenderal Kemenhub, Sugihardjo memprediksikan sebanyak 97.000 kendaraan akan melewati gerbang tol Cikarang Utama pada Minggu (3/8/2017).  Jumlah tersebut naik 7 persen dibandingkan pada trafik pada hari Minggu biasanya. 

Menurut dia, adanya sistem contra flow dapat mengurai kepadatan kendaraan di Jalan tol Cikampek.

"Kan masuk jalan tol Cikampek ada dua arah dari arah tol Cipularang dan tol Cipali. Nah di KM 66 itu ada penyempitan jalan dari 4 lajur ke 3 lajur. Sehingga kami buat contra flow dari KM 66 sampai KM 33," ujar Sugihardjo saat meninjau gerbang tol Cikarang Utama, Minggu (3/9/2017). 

(Baca: Saat Arus Mudik, Tol Cikampek Berlakukan "Contra Flow" mulai Km 14 Sampai Km 61)

 

Pria yang akrab disapa Jojo ini menuturkan, PT Jasa Marga (Persero) telah menyiapkan 31 gardu tol yang bisa digunakan. Hal ini disiapkan untuk mengantisipasi panjangnya antrian di gerbang Tol Cikarang Utama. 

"Ini baru digunakan 28 gardu. Jadi masih ada sisa 3 cadangan gardu. Ini juga digunakan kalau ada antrian panjang," tutur dia. 

Meski demikian, Jojo memprediksikan kepadatan kendaraan di jalan tol akan terjadi pada Sore hari ini. Hingga saat ini, lalu lintas kendaraan di jalan tol Cikampek masih lancar. 

"Kami prediksikan puncaknya hari ini, ya sore kemungkinan. Truk juga telah kami larang beroperasi di Jalan Tol Jagorawi, Tol Merak, Cikampek, dan Cipali. Hingga saat ini kami lihat masih landai," pungkas dia.

Kompas TV Bersenggolan Mobil, Pakar Telematika ITB Dibacok



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Jadi Ketum Masyarakat Ekonomi Syariah, Ini yang Akan Dilakukan Erick Thohir

Whats New
Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Erick Thohir Terpilih Jadi Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

[POPULER DI KOMPASIANA] Bersaudara dengan WNA karena Bersepeda | Gaya Mengajar ala Sensei Nobi | Mengenal Growol dari Kulon Progo

Rilis
Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Soal Direksi Baru BRI, Ini Respons Kadin hingga Pelaku UMKM

Whats New
Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Akhir Januari, 3.000 Unit GeNose Dipersiapkan untuk Dipasarkan

Whats New
Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Luhut Minta Tarif Tes Covid-19 Pakai GeNose di Bawah Rp 20.000

Whats New
Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Luhut Ingin di Setiap RT, Supermarket, dan Fasilitas Umum Pakai GeNose untuk Tes Covid-19

Whats New
Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Stasiun Pasar Senen Akan Dipasang GeNose, Alat Pendeteksi Covid-19 Buatan Indonesia

Whats New
Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Bio Farma: 4 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Siap Didistribusi pada Februari 2021

Whats New
IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

IHSG Merosot 1,04 Persen dalam Sepekan, Ini Sentimen Pemicunya

Whats New
Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Sandiaga Uno Minta UMKM di Batam Berinovasi di Masa Pandemi Covid-19

Rilis
Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Disrupsi akibat Pandemi

Work Smart
Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Pemerintah Akan Terbitkan 0RI019, Begini Cara Belinya

Whats New
Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 4.000

Whats New
Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Rincian Harga Emas Batangan 0,5 Gram hingga 1 Kg di Pegadaian Terbaru

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X