Ini Beda Investasi Langsung pada Obligasi dan Reksa Dana Pendapatan Tetap

Kompas.com - 04/09/2017, 10:15 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko

Ketika reksa dana berinvestasi pada obligasi, atas kupon dan keuntungan selisih harga mendapat insentif pajak yaitu sebesar 5 persen hingga 2020 dan 10 persen untuk 2021 dan seterusnya.

Kesimpulan

Reksa dana pendapatan tetap dan obligasi adalah produk investasi yang cocok untuk investor dengan profil risiko konservatif. Secara perencana keuangan, reksa dana pendapatan tetap juga cocok untuk tujuan investasi dengan jangka waktu 1-3 tahun.

Untuk anda yang membutuhkan produk investasi yang konservatif, mudah diperjualbelikan dan memungkinkan pembelian secara berkala dengan nominal mulai dari ratusan ribu, reksa dana pendapatan tetap lebih cocok dibandingkan obligasi.

Investasi obligasi umumnya dilakukan oleh investor institusi yang memiliki dana besar dan yakin dengan kualitas kredit suatu perusahaan.

Risiko utama dari reksa dana pendapatan tetap adalah fluktuasi harga sementara risiko utama dari obligasi adalah risiko gagal bayar. Dengan memahami risiko tersebut, kita akan lebih siap menjadi investor.

Demikian artikel ini semoga bermanfaat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X