Aprindo: Tak Ada Keluhan Konsumen soal Gesek Ganda

Kompas.com - 06/09/2017, 05:30 WIB
Ilustrasi kartu kredit dan reward poin Dok. HaloMoney.co.idIlustrasi kartu kredit dan reward poin
|
EditorMuhammad Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey menyebut selama ini tak ada permasalahan akibat sistem pembayaran melalui gesek ganda kartu kredit dan kartu debit. Selama ini, lanjut dia, perusahaan ritel anggota Aprindo tak pernah melapor adanya keluhan konsumen akibat gesek ganda tersebut.

"Jadi apa yang dibilang pencurian data, anggota-anggota kami belum pernah ada yang melaporkan soal keluhan konsumen," kata Roy, saat dihubungi wartawan, Selasa (5/9/2017).

Hanya, dia tidak mengetahui jika ada laporan pencurian data dari perusahaan retail non Aprindo. Sebab, lanjut dia, banyak ritel yang tak bergabung dengan Aprindo. Meski demikian, dia meyakini, pelarangan Bank Indonesia untuk gesek ganda ini bertujuan baik.

(Baca: Nasabah Berhak Tolak Kartu Kredit atau Debitnya Digesek di Mesin Kasir)

"Tapi kembali lagi, berarti perlu ada semacam penyesuaian lagi. Nah penyesuaian itu tentu kan ada proses waktu lagi karena kaitannya dengan sistem pembayaran," kata Roy.

Dia menyerahkan kepada BI untuk mendalami lebih detail terkait potensi pencurian data akibat gesek ganda. Sebab, selama ini, pihaknya tak pernah menerima laporan akibat hal tersebut.

"Kami belum dapat laporan mengenai konsumen yang merasa dirugikan dengan swipe itu," kata Roy.

Bank Indonesia sebelumnya melarang praktik gesek dua kali pada saat transaksi nontunai. Maksudnya, kartu debit atau kredit nasabah digesek baik di mesin electronic data capture (EDC) maupun di mesin kasir.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo menyatakan, nasabah pemegang kartu harus memastikan bahwa kartunya tidak digesek di mesin kasir. Sebaliknya, kartu hanya boleh digesek pada mesin EDC.

"Karena bisa terjadi, profil dan data pemegang kartu di-copy di mesin kasir," kata Agus di Gedung DPR/MPR.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Travel Bubble' Indonesia-Singapura, Sandaiga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

"Travel Bubble" Indonesia-Singapura, Sandaiga Uno: Tahap Awal 50-100 Wisatawan

Whats New
Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Kerap Dipandang Negatif, Apa Itu Outsourcing?

Work Smart
Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Ini Tingkat Imbalan Sukuk Negara yang Akan Dilelang Besok

Earn Smart
Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Sri Mulyani: Kenaikan Utang RI Lebih Terukur Dibandingkan Negara Maju

Whats New
Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Produk Baja RI Bebas Bea Masuk Anti Dumping ke India

Whats New
Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Erick Thohir: Proyek DME Bakal Pangkas Impor LPG 1 Juta Ton per Tahun

Whats New
Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Erick Thohir: Gasifikasi Batu Bara Beri Nilai Tambah untuk Perekonomian Nasional

Whats New
Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Terus Merosot, Harga Bitcoin Sudah Turun Hampir 50 Persen dari Level Tertinggi

Earn Smart
Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Kasus Omicron Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Dilaksanakan

Whats New
Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Menteri Teten: Kacang Koro Pedang Jadi Alternatif Atasi Ketergantungan Impor Kedelai

Whats New
Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Rencana Buyback Saham BRI Diyakini Tidak Pengaruhi Kondisi Keuangan Perseroan

Whats New
KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

KPPU Sarankan Pemerintah Cabut Regulasi yang Menghambat Industri Minyak Goreng

Whats New
Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Sri Mulyani: Enggak Mungkin Saya Sembunyikan Utang...

Whats New
Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Perpres Kewirausahaan Terbit, Wirausaha Bakal Dapat Banyak Kemudahan dan Insentif

Whats New
Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Bandara Halim Akan Tutup Sementara, Penerbangan Lion Air Group Dipindah ke Bandara Soetta

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.