Kompas.com - 09/09/2017, 14:28 WIB
Jajaran direksi AirAsia Group saat meluncurkan Program Freedom Flyer di AirAsia RedQ, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (8/9/2017). KOMPAS.com/Ridwan Aji PitokoJajaran direksi AirAsia Group saat meluncurkan Program Freedom Flyer di AirAsia RedQ, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (8/9/2017).
|
EditorAmir Sodikin

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - AirAsia Group menargetkan bisa meraih penumpang lebih dari 70 juta orang hingga akhir 2017. Chief Executive Officer (CEO) AirAsia Group Tony Fernandes pun yakin mampu meraih target tersebut.

"Ya, untuk target penumpang tahun ini tetap targetnya 73 juta penumpang. Mungkin ini angka terdengar sulit dipercaya, tetapi saya yakin bisa tercapai," jelas Tony kepada Kompas.com, di AirAsia RedQ, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (8/9/2017).

Satu hal yang membuat yakin akan hal tersebut adalah bergairahnya pasar AirAsia di Indonesia.

Menurut Tony, AirAsia Indonesia pada 2017 ini bekerja sangat baik sehingga membuat dirinya optimistis meraih 73 juta penumpang.

Baca juga: Tak Ada Hiburan di Dalam Pesawat AirAsia, Ini Alasannya...

"Kami akan terus tumbuh dan membawa banyak turis ke Indonesia sekaligus mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang memang ingin membawa turis lebih banyak ke Indonesia," tutur dia.

Selain itu, Tony juga mengakui bakal mengampanyekan bahwa Indonesia tidak hanya sekadar Bali agar para wisatawan asing lebih banyak datang ke Indonesia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masih banyak tempat lainnya yang perlu dikunjungi dan itu tujuan kami untuk membawa lebih banyak turis ke tempat-tempat berbeda lainnya di Indonesia, menciptakan lebih banyak pekerjaan, dan menceritakan kepada dunia betapa luar biasanya Indonesia," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Resmikan Pusat Industri Digital 4.0, Apa Itu?

Pemerintah Resmikan Pusat Industri Digital 4.0, Apa Itu?

Whats New
Erick Thohir Sebut Putusan MK soal UU Cipta Kerja Berdampak Minim ke BUMN

Erick Thohir Sebut Putusan MK soal UU Cipta Kerja Berdampak Minim ke BUMN

Whats New
Sri Mulyani: Wanita sampai UMKM Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Sri Mulyani: Wanita sampai UMKM Rentan Terjebak Pinjol Ilegal

Whats New
Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Bisa Pertahankan 16,2 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi

Airlangga Sebut Industri Kelapa Sawit Bisa Pertahankan 16,2 Juta Tenaga Kerja Selama Pandemi

Whats New
Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Lintah Darat Berteknologi Digital

Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Lintah Darat Berteknologi Digital

Whats New
Aplikasi IPOT Error Akibat Gedung Cyber Kebakaran, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Aplikasi IPOT Error Akibat Gedung Cyber Kebakaran, Dana Nasabah Dipastikan Aman

Whats New
Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Cara Daftar BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Informal

Whats New
Kemenkop UKM Pastikan BPUM Digunakan Untuk Sektor Produktif

Kemenkop UKM Pastikan BPUM Digunakan Untuk Sektor Produktif

Rilis
Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Pameran Bisnis Waralaba dan Lisensi IFRA Hybrid Diperpanjang hingga 12 Desember 2021

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi hingga Browser

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan, Lewat Aplikasi hingga Browser

Whats New
 IHSG Ditutup Menguat Sore Ini, Rupiah Masih Melemah

IHSG Ditutup Menguat Sore Ini, Rupiah Masih Melemah

Whats New
Asuransi, Investasi, dan Dana Darurat, Mana yang Harus Diprioritaskan Lebih Dulu?

Asuransi, Investasi, dan Dana Darurat, Mana yang Harus Diprioritaskan Lebih Dulu?

Spend Smart
Rincian UMK Kota Bandung 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Rincian UMK Kota Bandung 2022 dan 26 Daerah Lain di Jawa Barat

Whats New
Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Lembaga Penunjangnya

Instrumen Pasar Modal: Pengertian, Jenis, dan Lembaga Penunjangnya

Earn Smart
Cuma 5 Menit, Cara Mengisi Token Listrik di PLN Mobile

Cuma 5 Menit, Cara Mengisi Token Listrik di PLN Mobile

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.