Indonesia dan Singapura Komitmen Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi

Kompas.com - 09/09/2017, 15:03 WIB
Presiden RI Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong didampingi istri dan anggota kabinet menyaksikan atraksi pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Indonesia dan Singapura yang membentuk angka 50, Kamis (7/9) di Marina Bay Cruise Centre. Kemenko Maritim RIPresiden RI Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong didampingi istri dan anggota kabinet menyaksikan atraksi pesawat tempur F-16 Angkatan Udara Indonesia dan Singapura yang membentuk angka 50, Kamis (7/9) di Marina Bay Cruise Centre.
|
EditorAmir Sodikin

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dan Singapura berkomitmen untuk saling meningkatkan kerja sama yang intensif di bidang ekonomi khususnya sektor industri.

Hal ini ditandai dengan pertemuan kedua kepala negara, Presiden RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam rangka perayaan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura.

“Masih terdapat ruang kerja sama bilateral yang perlu ditingkatkan, seperti di bidang digital economy, pembangunan kawasan industri serta pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi industri,” kata Menteri Peridustrian Airlangga Hartarto melalui keterangan resmi, Sabtu (9/9/2017).

Menperin menjelaskan, guna memacu pengembangan ekonomi digital, pemerintah Indonesia telah mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung kegiatan tersebut.

Baca juga: Indonesia-Singapura Kerja Sama Pengembangan Ekonomi Berbasis Industri

Dalam hal ini, pihaknya telah mendorong pengembangan industri software melalui lima technopark, yaitu Bandung Techno Park, Bali Creative Industry Center (BCIC) atau TohpaTI Center, Incubator Business Center di Semarang, Makassar Technopark, dan Batam Technopark.

“Salah satu bentuk nyata Indonesia dalam pembangunan digital economy adalah pembangunan Nongsa Digital Park (NDP) di Batam,” ujar Airlangga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kawasan ini akan menjadi basis sejumlah pelaku industri kreatif di bidang digital seperti pengembangan startup, web, aplikasi, program-program digital, film dan animasi.

Proyek tersebut dikoordasikan oleh PT Kinema Systrans Multimedia yang menggandeng Infinite Studios selaku perusahaan hiburan terpadu  berbasis di Singapura yang telah memproduksi berbagai film dan animasi kelas dunia dengan menggunakan fasilitas di NDP.

“Selanjutnya, kerja sama potensial yang perlu dijajaki antara kedua negara adalah dalam bentuk Bussiness Process Outsourcing (BPO) di bidang ICT dengan pesantren-pesantren di Indonesia,” tutur Airlangga.

Pembangunan NDP yang dilakukan secara terintegrasi antara IT office, inkubator startup, datacenter, dengan resort ini diharapkan pula menjadi hub ekonomi digital, industri dan pariwisata.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.