Ada Tol Laut, Harga Semen dan Barang Kebutuhan Pokok di Rote Turun

Kompas.com - 10/09/2017, 13:46 WIB
Kapal tol laut Sabuk Nusantara 110 saat diluncurkan di Pelabuhan Pangkalbalam, Kepulauan Bangka Belitung. kompas.com/heru dhKapal tol laut Sabuk Nusantara 110 saat diluncurkan di Pelabuhan Pangkalbalam, Kepulauan Bangka Belitung.
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

ROTE , KOMPAS.com – Pengoperasian tol laut bertujuan untuk menjangkau dan mendistribusikan logistik ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan. Di Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), pengoperasian tol laut mendorong penurunan harga barang antara 10-20 persen.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Ba'a Kabupaten Rote Ndao pada Minggu (10/9/2017).

Guna menunjang pengoperasian tol laut dan meningkatkan ekonomi di Rote, Menhub mengatakan perlu dilakukan perpanjangan dermaga di Pelabuhan Ba'a.

"Pelabuhan ini ada yang perlu di improve yaitu panjangnya kurang. Saat ini 80 meter dan akan kita tambah lagi 50 meter, sehingga dua atau tiga kapal bisa bersandar" ujar Menhub, melalui siaran pers ke Kompas.com, Minggu (10/9/2017).

Menhub menambahkan akan menginvestasikan crane di Pelabuhan Ba'a guna meningkatkan kinerja bongkar muat barang.

"Kami akan investasi crane di sini, crane ini kami gunakan supaya waktu bongkar muat kapal lebih cepat," tambah Menhub.

Di pelabuhan Ba'a sekarang ini paling tidak ada 10 kontainer yang masuk dalam sebulan, untuk itu menurut Menhub harus dikumpulkan barang-barang dari Rote agar bisa dibawa sebagai muatan balik ke Surabaya atau Jakarta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nanti barang-barang itu dikumpulkan di "Rumah Kita" yang dikelola Pelindo III. Dengan dikumpulkan maka muatan angkutan balik ke Jakarta atau Surabaya dapat meningkat. Muatan balik Rote-Surabaya relatif sedikit berkisar 10-20 persen.

Menhub ingin barang yang datang dan pergi muatannya sama. Menurut dia, tol laut ini merupakan potensi membawa barang dan meningkatkan ekonomi.

"Jadi trade follow the ship. Jadi kapal datang dulu kami minta Pemda mengumpulkan barang-barang dagangan dan barangnya di bawa ke luar. Untuk itu saya tugaskan Pelindo III bersama masyarakat untuk mengumpulkan barang agar dapat dibawa keluar," pungkas Menhub.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.