Kompas.com - 10/09/2017, 15:24 WIB
Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing pada acara pelatihan wartawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sabtu (9/9/2017). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANKetua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing pada acara pelatihan wartawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sabtu (9/9/2017).
|
EditorBayu Galih

BOGOR, KOMPAS.com - Tidak ada yang salah dengan menginvestasikan uang Anda guna memperoleh imbal hasil yang memuaskan.

Namun, perlu diperhatikan pula bahwa investasi harus dilakukan dengan benar. Karena itu, pilihlah produk investasi yang legal dengan keuntungan wajar.

Saat ini semakin marak investasi ilegal alias bodong yang tak berizin hadir di tengah-tengah masyarakat. Investasi ini menjanjikan imbal hasil di atas batas kewajaran.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi Tongam L Tobing menyatakan, kegiatan penghimpunan dana masyarakat tanpa izin banyak terjadi di berbagai daerah.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu waspada dan mengetahui ciri-ciri investasi bodong tersebut agar tak tertipu dan mengalami kerugian.

Tongam pun menjelaskan ciri-ciri investasi ilegal yang dapat merugikan. Pertama, investasi ini mengiming-imingi return alias imbal hasil yang tinggi.

"Masyarakat jangan mudah tergiur dengan investasi yang menawarkan imbal hasil tinggi tanpa risiko. Mana ada investasi (yang benar) seperti itu?" kata Tongam pada acara pelatihan wartawan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Bogor, Sabtu (10/9/2017).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga: Banyak Korban Investasi Ilegal Enggan Lapor, Mengapa?)

Kedua, investasi ilegal juga menawarkan jaminan bebas risiko. Menurut Tongam, setiap investasi pasti memiliki risiko, baik besar maupun kecil.

Selain itu, investasi ilegal pun kerap kali memberikan jaminan buy back. Pun investasi ini juga menawarkan bonus dan cashback besar untuk setiap perekrutan konsumen baru.

Investasi ilegal, imbuh Tongam, juga seringkali melakukan penyalahgunaan testimoni pemuka agama atau pejabat publik untuk endorsement. Tujuannya, tentu saja agar masyarakat terpikat untuk menempatkan dananya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.