Kemenhub Lebih Untung Jika Pelindo III Jadi Operator Pelabuhan Bima

Kompas.com - 11/09/2017, 05:00 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

BIMA, KOMPAS.com - Pada hari ini, Minggu (10/9/2017), Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan PT Pelindo III untuk alih operasional Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Bima.

Operasional Pelabuhan Bima oleh PT Pelindo III ini akan berlaku dalam jangka waktu 30 tahun.

M Junaidin, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Bima mengatakan, dengan adanya alih operasional ini maka Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa lebih untung.

Pasalnya, Kemenhub akan fokus sebagai regulator semata. Sebelumnya, Kemenhub berperan sebagai regulator dan operator sebab pengelolaan pelabuhan dibagi sama rata dengan Pelindo III.

"Dampaknya akan ada peningkatan pelayanan ke pengguna pelabuhan. Dulu kami tidak fokus karena harus berperan sebagai operator dan regulator. Jika (diambilalih) Pelindo III, mereka akan lebih profesional operasikan pelabuhan," papar M Junaidi, Minggu.

Selain itu, lanjut dia, akan ada penghematan dari sisi anggaran Kemenhub. Sebab, masih ada rencana pengembangan senilai Rp 100 miliar yang nantinya akan dilakukan oleh Pelindo III. Kemenhub juga hemat dari sisi biaya perawatan pelabuhan.

Dari anggaran pembangunan Rp 100 miliar tersebut, sebagian besar akan terserap untuk penambahan panjang dermaga. Dermaga untuk kapal kapasitas 5.000 DWT akan bertambah panjang jadi 150 meter.

Sementara dermaga untuk pelabuhan rakyat, yakni untuk sandar kapal 2.000 DWT akan ditambah panjangnya jadi 200 meter dari semula 50 meter.

Ada hemat dr sisi anggaran. Krn fasilitas masih ada rencana pengembangan lebih 100 m pelindo yg lakukan dan perawatan.

"Berdasarkan hitungan kasar dari sisi kemenhub, dengan fasilitas yang ada saat ini saja pendapatan pelabuhan ini bisa mencapai Rp 410 juta, yang dikontribusikan ke negara atau Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP)," kata M Junaidin.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.