Pelindo III Segera Bangun Terminal Penumpang Rp 60 Miliar di Bima

Kompas.com - 11/09/2017, 07:00 WIB
Direktur Utama PT Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra saat ditemui di Bima, NTB pada Minggu (10/9/2017) KOMPAS.com/APRILLIA IKADirektur Utama PT Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra saat ditemui di Bima, NTB pada Minggu (10/9/2017)
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

BIMA, KOMPAS.com - PT Pelindo III (Persero) berencana untuk tancap gas membangun Pelabuhan Bima setelah operasional pelabuhan di Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut diserahkan ke mereka oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada perjanjian alih operasional yang diteken pada Minggu (10/9/2017).

Direktur Utama PT Pelindo III I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra yang ditemui di Bima mengatakan bahwa pihaknya juga menganggarkan Rp 100 miliar untuk pembangunan pelabuhan Bima, yakni perpanjangan dermaga senilai Rp 100 miliar di 2018.

"Untuk terminal, estimasi akan rampung dalam 16 bulan. Sementara untuk pembangunan dermaga kami yang investasi dan diestimasi selesai dalam 18 bulan. Kami masih hitung akan dapat apa dari kesepakatan kerja sama ini," papar Ari, sapaan akrabnya.

Pada Minggu, Pelindo III juga meneken kesepakatan bersama pemanfaatan barang milik Negara antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas V Waingapu dengan PT Pelindo III di Pelabuhan Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah kerja sama tersebut, Menhub meminta Pelindo III untuk segera menindaklanjuti MoU, dengan meningkatkan fasilitas Pelabuhan Waingapu.

“Pelindo III segera tindaklanjuti MoU dengan tingkatkan fasilitas Pelabuhan Waingapu, nanti Pelindo III yang akan mengerjakan, sekarang 120 meter panjangnya (dermaga), ya paling tidak diperpanjang menjadi 180 meter,” kata Menhub Budi Karya. .

Selain itu, Menhub juga meminta kepada Pelindo III untuk menambah fasilitas pendukung pelabuhan seperti crane untuk lebih mengefisienkan waktu bongkar muat di Pelabuhan Waingapu.

“Yang penting ada alatnya, tanpa crane bisa 1 - 3 hari. Dengan crane enam jam sudah selesai. Jadi lebih panjang dermaganya dan kebih produktif, sehingga kapal-kapal lebih banyak dan kapal-kapal waktu sandar kapal disini jadi sebentar, makin efisien,” jelas Menhub.

Menjawab hal tersebut GM Pelindo III Cabang Tenau Kupang I Putu Sukadana menyebut pengadaan crane akan diakukan pada tahun depan.

“Pengadaan alat, tahun depan sort crane, Rp 25 miliar investasinya. Anggaran 2018 dan 2019, ini untuk antisipasi ada industri pabrik gula. Sekarang sudah ada alat forklift kapasitas 7 ton, ada alat mitra yang beroperasi,” ujar Putu.

Keuangan Sehat

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X