Berita Foto: Seminar Forum Asia Bahas Kerjasama Indonesia-Jepang Digelar di Tokyo

Kompas.com - 11/09/2017, 21:02 WIB
CEO Kompas-Gramedia Lilik Oetama (tengah) bersama Mantan Dubes Jepang untuk Indonesia Tanizaki Yasuaki (kini Direktur Kerja Sama Jepang-Taiwan) dan Dubes Indonesia untuk Jepang  Arifin Tasrif (kanan) pada penutupan Seminar Forum Asia, yang diselenggarakan oleh Mainichi Shimbun hari Senin 11 September 2017 di Tokyo, ibukota Jepang. Hadir dalam seminar tentang hubungan dan kerja sama Jepang itu sejumlah pengusaha dan diplomat. Mainichi Shimbun/HIRONOBU FUJITACEO Kompas-Gramedia Lilik Oetama (tengah) bersama Mantan Dubes Jepang untuk Indonesia Tanizaki Yasuaki (kini Direktur Kerja Sama Jepang-Taiwan) dan Dubes Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif (kanan) pada penutupan Seminar Forum Asia, yang diselenggarakan oleh Mainichi Shimbun hari Senin 11 September 2017 di Tokyo, ibukota Jepang. Hadir dalam seminar tentang hubungan dan kerja sama Jepang itu sejumlah pengusaha dan diplomat.
EditorAmir Sodikin

TOKYO, KOMPAS.com - Sejumlah pengusaha dan diplomat asal Indonesia dan Jepang menghadiri acara seminar Forum Asia yang digelar di Tokyo, Jepang, Senin (11/9/2017). Acara ini diselenggarakan oleh sebuah koran ternama di Jepang yaitu Mainichi Shimbun.

CEO Kompas-Gramedia Lilik Oetama turut menghadiri acara tersebut. Forum Asia digelar untuk membahas tentang hubungan dan kerja sama Jepang dengan negara-negara Asia, salah satunya kerja sama Jepang dengan Indonesia yang sudah berlangsung begitu lama.

Selain terkait kerjasama bisnis dan ekonomi, forum tersebut juga menjadi ajang untuk meningkatkan persahabatan antara Indonesia dan Jepang. Tahun 2018 nanti, usia persahabatan Indonesia-Jepang memasuki 60 tahun. 

Tampak dalam foto, CEO Kompas-Gramedia Lilik Oetama (tengah) bersama Mantan Dubes Jepang untuk Indonesia Tanizaki Yasuaki (kini Direktur Kerja Sama Jepang-Taiwan) dan Dubes Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif (kanan), saat  penutupan seminar Forum Asia.

Mainichi Shimbun adalah surat kabar tertua di Jepang. Dikutip dari Wikipedia, harian ini berawal dari Tokyo Nichinichi Shimbun yang diterbitkan pertama kali oleh Nippo-sha pada tahun 1872.

Pada tahun 1875, Tokyo Nichi Nichi Shimbun menjadi surat kabar pertama di Jepang yang diantar langsung ke rumah pelanggan. Harian ini terbit dua kali sehari, edisi pagi dan sore. Edisi pagi kini beroplah sekitar 4 juta eksemplar.

Di Indonesia, harian Kompas dan Mainichi Shimbun sendiri sudah sering bekerja sama sejak lama. Salah satu kegiatan hasil kerjasama itu adalah penyelenggaraan lomba lari estafet Jakarta Kizuna Ekiden, yang sudah digelar rutin tiap tahun sejak 2014.   (*).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X