Pejabatnya Dipanggil KPK dalam Kasus KTP Elektronik, Ditjen Pajak Beri Klarifikasi

Kompas.com - 12/09/2017, 19:00 WIB
Ditjen Pajak KOMPAS/RIZA FATHONIDitjen Pajak
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak memberikan penjelasan terkait pemanggilan Kepala Subdit Perencanaan Pemeriksaan, Direktorat Pemeriksaan dan Penagihan, Ditjen Pajak, M. Tunjung Nugroho, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus korupsi KTP elektronik.

Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama mengatakan, pemanggilan Tunjung Nugroho oleh KPK bukan dalam kapasitas sebagai saksi tetapi sebagai ahli.

“Secara umum istilah saksi dan ahli memiliki pengertian yang berbeda,” ujarnya dalam keterangan pers, Jakarta, Selasa (12/9/2017).

(Baca: Ditjen Pajak Wajib Sandera 66 Wajib Pajak Nakal)

Menurut Hestu, berdasarkan KUHAP Pasal 1 Angka 26, saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidik, penuntutan, dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, lihat sendiri, atau alami sendiri.

Sementara itu, ahli menurut KUHAP Pasal 1 Angka 28 adalah orang yang memiliki keahlian khusus tentang hal yang diperlukan untuk membuat terang suatu perkara pidana guna kepentingan pemeriksaan.

Hestu justru mengatakan, pemanggilan Tanjung oleh KPK untuk membantu jalannya proses pemeriksaan dalam perkara e-KTP, dan tidak dalam kaitan langsung dengan kasus dugaan korupsi tersebut.

“Jadi Tunjung Nugroho memberikan keterangan selaku ahli yang memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang perpajakan,” kata dia.

Kompas TV Kemudahan Mengurus Pajak Via Online

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.