Kelaparan Melanda, Rakyat Venezuela Diminta Konsumsi Daging Kelinci

Kompas.com - 15/09/2017, 08:05 WIB
Kompas TV Sebagai gantinya, Presiden Venezuela Nicolas Maduro akan gunakan mata uang Yuan.
|
EditorAprillia Ika

Rencana Kelinci tersebut menggambarkan pengukuran pemerintah yang ekstrim untuk menangani persoalan krisis pangan di Venezuela.

Kelinci tentu saja bukan bahan pangan yang lazim disantap di negara itu, sementara Bernal sendiri menyatakan sebagian besar orang memandang kelinci sebagai hewan yang lucu.

Bernal juga beranggapan bahwa kelinci bereprodukai dengan mudah dan merupakan sumber protein.

Ia juga merekomendasikan kepada masyarakat agar mempertimbangkan untuk memelihara hewan-hewan lain dan menanam sayuran di rumah.

Upaya-upaya tersebut adalah usaha teranyar pemerintah Venezuela dalam menangani masalah kelangkaan bahan pangan.

Pemerintah memaksa warga untuk membeli sayuran dan bahan pangan pada hari-hari tertentu, tergantung pada nomor jaminan sosial.

Pemerintah Venezuela juga menaikkan upah minimum sebanyak tiga kali pada tahun ini, meski inflasi diprediksi bakal melampaui kenaikan upah.

Dana Moneter Internasional (IMF) memproyeksikan inflasi Venezuela melonjak 720 persen tahun ini.

Poling nasional yang dipublikasikan beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa rata-rata warga Venezuela kehilangan berat badan sebanyak 9,5 kilogram pada tahun 2016 karena kelangkaan bahan pangan.

Warga mengantri panjang selama berjam-jam di luar gedung pasar swalayan untuk membeli bahan pangan pokok. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.