Lokasi Trase dan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ditetapkan, 3 Di Jabar

Kompas.com - 15/09/2017, 16:30 WIB
Dubes China untuk Indonesia, Xie Feng (kiri) bersama Menteri BUMN, Rini Soemarno (dua kiri) melihat miniatur atau contoh kereta cepat milik China saat pembukaan pameran Kereta Cepat dari Tiongkok (China) di Senayan City (Sency), Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015). Pemerintah Indonesia merencanakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dan Pemerintah Tiongkok merupakan salah satu pihak yang menawarkan kerja sama dalam pembangunan kereta cepat tersebut. TRIBUNNEWS/JEPRIMA JEPRIMADubes China untuk Indonesia, Xie Feng (kiri) bersama Menteri BUMN, Rini Soemarno (dua kiri) melihat miniatur atau contoh kereta cepat milik China saat pembukaan pameran Kereta Cepat dari Tiongkok (China) di Senayan City (Sency), Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015). Pemerintah Indonesia merencanakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dan Pemerintah Tiongkok merupakan salah satu pihak yang menawarkan kerja sama dalam pembangunan kereta cepat tersebut. TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) telah menetapkan lokasi trase atau jalur dan stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Hal tersebut ditetapkan setelah terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat No, 593/Kep.793-Pemksm/2017 tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Trase dan Stasiun Kereta Cepat Jakarta-Bandung di wilayah Jawa Barat.

Direktur Utama KCIC, Hanggoro Budi Wiryawan mengatakan, rencana pengadaan tanah sekitar 669,63 hektar untuk membangun trase dan stasiun di wilayah Jawa Barat telah mendapat persetujuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak tanggal 7 September 2017.

"Penetapan Lokasi ini akan memberikan kepastian hukum dari pengadaan tanah terhadap trase yang akan dilalui kereta cepat dan lokasi stasiun di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi DKI Jakarta lebih terjamin," kata Hanggoro dalam keterangannya, Jumat (15/9/2017).

Menurut Hanggoro, sesuai dengan Diktum Keempat Surat Keputusan Penetapan Lokasi, maka pemilik tanah di lokasi sepanjang trase dan stasiun tersebut dilarang melepaskan haknya kepada orang lain di luar kepentingan pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Setelah izin ini keluar, KCIC berencana mengajukan pencairan dana pinjaman tahap pertama kepada China Development Bank (CBD).

"Surat Keputusan Penetapan Lokasi ini merupakan salah satu syarat untuk mengajukan pencairan dana pinjaman. Semoga prosesnya lancar, sehingga kami dapat mengejar penyelesaian pembangunan proyek sesuai target waktu," pungkas dia.

Sekadar informasi, pembangunan stasiun di Wilayah Provinsi Jawa Barat berada di 3 (tiga) titik yakni, Kabupaten Karawang, Kabupaten Bandung Barat (Walini) dan Kabupaten Bandung (Tegalluar), Sementara 1 (satu) titik lainnya yaitu Kota Administrasi Jakarta Timur (Halim) berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung dimiliki oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), yang merupakan perusahaan patungan PT Pilar Sinergi BUMN lndonesia (PSBI) dengan Beijing Vawan HSR Co Ltd.

Adapun PSBI merupakan konsorsium dari empat BUMN Indonesia yaitu PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Perkebunan Nusantara Vlll, dan PTJasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

Kompas TV Wijaya Karya Kurangi Saham Kereta Cepat Jakarta-Bandung

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.