Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya Dioperasikan, Pelintasan Sebidang Dihilangkan

Kompas.com - 15/09/2017, 19:37 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menaiki kereta commuter menuju Stasiun Manggarai, Minggu (23/7/2017). Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menaiki kereta commuter menuju Stasiun Manggarai, Minggu (23/7/2017).
Penulis Achmad Fauzi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan penghilangan lintasan sebidang di jalur kereta semi cepat Jakarta-Surabaya menjadi pekerjaan prioritas.

Ini dilakukan karena proyek kereta Jakarta-Surabaya ini menggunakan jalur lama atau eksisting.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menerangkan, penghilangan lintasan sebidang akan dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dalam hal ini, sekitar 1.000 lintasan sebidang akan dihilangkan 

"Jadi Jakarta-Surabaya pakai lintasan eksisting. Artinya pekerjaan paling utama menghilangkan lintasa sebidang. Kedua benahi rel, ketiga membuat tikungan lebih landai. Saya bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Basuki dan sudah ada anggarannya," ujar Budi Karya saat ditemui di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (15/9/2017). 

Mantan Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ini menuturkan, alasan digunakannya jalur eksisting karena biaya proyek akan lebih murah. Budi Karya memperkirakan biaya proyek kurang dari Rp 80 triliun.

"Hitung-hitungan kan di bawah Rp 80 triliun. Kita juga akan pakai diesel pada kereta semi-cepat Jakarta-Surabaya," jelas dia.

Meskipun menggunakan tenaga diesel kereta semi-cepat Jakarta-Surabaya tetap bisa melaju hingga kecepatan 160 kilometer per jam.

"Pakai diesel tetap kompetitif. Di Australia ada yang kereta kecepatan 200 kilometer tetap pakai diesel. Pokoknya kecepatan 160 kilometer per jam atau 5 jam perjalanan," pungkas dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X