Demi Skytrain, Menteri Rini Mengaku Omeli Direksi PT LEN dan PT Wika

Kompas.com - 17/09/2017, 12:32 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Layanan Automated People Mover System (APMS) atau Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang rampung lebih cepat dari target yang dicanangkan.

Proyek tersebut selesai dalam tempo 12 bulan dari 17 bulan yang ditargetkan pada awal pembangunan September 2016 silam.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, pihaknya terus memantau progres pembangunan yang dilakukan oleh PT LEN Industri (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

"Direksi LEN, Direksi Wijaya Karya terus menerus saya omelin, mohon maaf, tapi Alhamdulillah masih dalam program 17 Agustus, sekarang 17 September pertama kalinya beroperasi (Skytrain)," ujar Rini di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (17/9/2017).

Suasana shelter kereta tanpa awak atau skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (15/9/2017). Layanan skytrain akan beroperasi untuk umum pada Minggu (17/9/2017) mendatang.KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA Suasana shelter kereta tanpa awak atau skytrain di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (15/9/2017). Layanan skytrain akan beroperasi untuk umum pada Minggu (17/9/2017) mendatang.
Menurut dia, untuk sebuah proyek baru dan belum ada di Indonesia menjadi pencapaian yang positif bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyelesaikan proyek tersebut lebih cepat dari target awal.

Baca: Naik Skytrain, Terminal 3 ke Terminal 2 Bandara Soetta Hanya 3 Menit

Saat ini, baru Skytrain tahap pertama yang beroperasi, dengan rute Terminal 3 menuju Terminal 2 dan sebaliknya. Tahap kedua akan dilanjutkan sampai ke Terminal 1, Integrated Building, lalu tersambung lagi ke Terminal 3, pada Desember mendatang.

PT Angkasa Pura II menginvestasikan dana sebesar Rp 950 miliar untuk pembangunan Skytrain ini. Untuk pengadaan trainset Skytrain yang disiapkan oleh PT LEN Industri (Persero) dan Woojin asal Korsel, PT Angkasa Pura II menginvestasikan dana Rp 530 miliar.

Baca: Hari Ini, Skytrain Bandara Soekarno-Hatta Resmi Beroperasi

Untuk pembangunan infrastruktur seperti jalur dan terminal skytrain PT Angkasa Pura II berinvestasi sebesar Rp 420 miliar, yang pembangunannya dilakukan oleh KSO antara PT Wijaya Karya Tbk dan PT Indulexco. 

Kompas TV Kereta ini menjadi moda transportasi modern di Bandara Soekarno-Hatta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.